Showing posts with label berita dunia Islam. Show all posts
Showing posts with label berita dunia Islam. Show all posts

Saturday, October 6, 2012

Turki Dan Erdogan...




Recep Tayyip Erdogan...

TURKI kini menjelma menjadi kekuatan baru yang diperhitungkan di dunia internasional. Situasi ini tak lepas dari sosok kepemimpinan Recep Tayyip Erdogan, sang Perdana Menteri. Malaui  Adalet ve Kalkinma Partisi (AKP) atau Partai Keadilan dan Pembangunan, Erdogan berupaya merealisasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat Turki. Tentu saja upaya ini tidak mudah. Sejak berdekad silam, berbagai upaya memunculkan Islam di panggung politik Turki selalu dipatahkan oleh kalangan sekularis dengan dukungan militer Turki.

Kini situasi berubah. Erdogan berhasil memberi pelajaran mahal kepada militer agar dapat menghormati supremasi sivil. Larangan jilbab dicabut. Perbuatan zina juga diusulkan menjadi pelanggaran jenayah. Ekonomi Turki yang sebelumnya terpuruk, memingkat  pesat. Mata wang Lira yang dulu terkapar, kini bertaji. Posisi Turki di kawasan maupun di dunia Islam, makin diperhitungkan. Turki bahkan menjelma menjadi momok menakutkan bagi arogansi Israel di Timur Tengah.



Erdogan bersama koleganya di AKP adalah pejuang dengan setumpuk cita-cita yang belum selesai: mengembalikan umat Islam sebagai pemimpin peradaban. Dan, cerita itu sudah dimulai sekarang. Hidayatullah.com, menuliskan perubahan ini secara bersiri pada pembaca
:

Turki seperti terlahir kembali di tangan Erdogan. Ia menundukkan  kesombongan  sekularisme Turki yang diasaskan  oleh Kemal Ataturk.


Ada yang tak biasa pada Perdana Menteri Turki sekarang. Di mana pun berada, ia kerap didampingi wanita cantik yang senantiasa berjilbab. Wanita itu tetap kukuh dengan jilbabnya, sekalipun kecaman datang bertubi-tubi. Dialah Emine Erdogan, isteri Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan.


Bagi Turki pemandangan seperti itu aneh. Kerana, jilbab adalah simbol keagamaan.


Sedangkan Turki sudah membuang simbol-simbol keagamaan sejak 88 tahun lalu, yakni sejak Turki menerapkan sekularisme dalam kehidupan bernegara dan berbangsa. Sejak itu, jilbab dilarang keras.


Namun kini, kondisinya terbalik. Semarak jilbab telah mewarnai kembali kehidupan masyarakat Turki. Jilbab tampak dimana-mana. Sebagian kalangan menilai, semaraknya jilbab itu pertanda kebangkitan Islam di Turki. Di sisi lain, sekularisme yang ditancapkan Mustafa Kemal Ataturk mulai pudar.





Blue Mosque, Istanbul.

Membaca fenomena kebangkitan Islam di Turki tak lepas dari sosok-sosok seperti Necmettin Erbakan, Recep Tayyip Erdogan, Abdullah Gul dan Ali Babacan dan juga Adalet ve Kalkinma Partisi (AKP) atau Partai Keadilan dan Pembangunan.


AKP lahir dalam kebuntuan politik, ketika partai Islam digagalkan  oleh kaum sekular yang disokong  oleh rejim militer. Berbagai alasan dibuat untuk melumpuhkan  setiap upaya membangunkan bangsa Turki agar kembali kepada Islam. Dimulai dari saat Partai Keselamatan Nasional (Milli Selâmet Partisi) pimpinan Necmettin Erbakan dibubarkan pada dekade 1990-an. Kemunculan Partai Refah sebagai penggantinya, yang juga digagas oleh Erbakan, juga tak berlangsung lama. Partai Refah dibubarkan oleh rejim militer pada tahun 1997.


Kemenangan


Erdogan adalah murid sekaligus pengagum Erbakan. Pengalaman pahit dibubarkannya partai Islam sebanyak dua kali, ditambah makar kaum sekular yang membuatnya dihumbankan ke dalam penjara, memaksanya untuk berfikir lebih cerdas dan strategis. Akhirnya, bersama Abdullah Gul dan Ali Babacan, Erdogan membentuk partai AKP pada 14 Agust 2001.


Erdogan dan AKP mampu mempertahankan diri di atas panggung politik Turki selama lebih dari satu dekad. AKP mulai membangun kekuasaan politiknya sejak 2002, ketika AKP memenangkan pilihanraya umum  parlimen (34 persen). Disusul pilihanraya  2007, AKP kembali memenangkan pilihanraya dengan suara majoriti di parlimen (47 persen). Lalu pada pilihanraya  2011, AKP kembali memenangkan suara majoriti , hampir 50 persen (326 kursi) parlimen. Ini merupakan prestasi politik luar biasa yang belum pernah terjadi dalam sejarah Turki modern.


Banyak faktor di balik kesuksesan AKP di panggung politik Turki. Pertama, kepemimpinan dalam Partai AKP dibangun atas dasar visi, integriti, kredibiliti, dan komitmen yang tinggi. Para pemimpin AKP bukanlah orang-orang yang haus kekuasaan. Tiga tokoh atasannya, Erdogan, yang menjadi Perdana Menteri, Abdullah Gul, yang menjadi Presiden Turki, dan Ali Babacan, yang menjadi Timbalan  Perdana Menteri, bukanlah orang-orang yang mencari peluang untuk hidup mewah sehingga terjun ke dalam politik.


Mereka adalah cendekiawan yang berlatar belakang ekonomi dan pernah bekerja di lembaga dunia. Gul, misalnya, pernah bekerja di IDB (Islamic Development Bank), dan Bank Dunia.


Erdogan juga pernah bekerja di IDB dan bekas Gabenor  Istanbul yang sukses. Sementara itu, Ali Babacan adalah ekonom genius yang kini menjadi Timbalan  perdana menteri sekaligus ketua tim negosiator Turki dengan negara Uni Eropa.


Faktor kedua, AKP di bawah pimpinan Erdogan berhasil membangun stabiliti  ekonomi dan politik secara bersama-sama. Pendapatan per kapita rakyat Turki meningkat pesat, inflasi diturunkan dan pertumbuhan ekonomi dilonjakkan . Turki juga berhasil menurunkan angka pengangguran hingga lebih dari 3 persen dalam setahun. Turki menjelma menjadi salah satu kekuatan ekonomi besar di Eropah. 

 
The Economist, sebuah majalah terkemuka di Amerika, tak ketinggalan memuji keberhasilan “kaum Islamis AKP” dalam memimpin Turki.


Erdogan maupun AKP memang tidak mengusung ahli-ahli syariah di lapangan. Walau begitu, faktanya, AKP berhasil membatalkan undang-undang yang melarang jilbab, mengajukan RUU agar zina termasuk dalam tindakan jenayah , menghapuskan pelacuran , memerangi rasuah 
dan kemiskinan.

Erdogan dikritik oleh sebagian kalangan kerana menyebut Turki bukanlah negara agama. Ia juga dikecam oleh sebagian kalangan kerana berkata, “Demokrasi, sekularisme, dan kekuasaan negara yang diatur oleh undang-undang adalah prinsip utama dalam sebuah negara republik. Jika ada salah satunya yang hilang, maka tiang  bangunan negara akan runtuh. Tidak ada kelompok manapun yang meresahkan tiang-tiang  itu. Dengan keinginan masyarakat, maka tiang-tiang  itu akan hidup seterusnya.” Ia mengungkapkan hal itu di hadapan para aktivis AKP, April 2007 silam.


Adakah yang keliru dari pernyataan di atas?

 Jika kita menyemak ungkapan pertama tentang negara republik, bukankah itu merupakan deskripsi terhadap fakta yang saat ini tengah terjadi di Turki dan di berbagai belahan dunia lainnya. Bukankah memang fakta yang belum dapat  diubah hingga kini ---dan bukan berarti tidak akan berubah--- bahwa Turki bukanlah negara agama? Bukankah pernyataan itu tidak menafikan kemungkinan nyata bahwa partainya tengah memperjuangkan nilai-nilai Islam?

Sebagai bukti terhadap analisis ini, survei yang dilakukan sebuah lembaga penelitian sosial dan ekonomi bernama TESEV beberapa waktu lalu, menunjukkan bahwa jumlah orang yang menyatakan diri mereka sebagai Muslim meningkat 10 persen antara tahun 2002 dan 2007, dan hampir setengah dari mereka yang disurvei menyebut diri mereka islamis.


Ringkasnya, apa yang dinyatakan dan dilakukan Erdogan itu cuma sekadar strategi AKP untuk menggagalkan  rejim sekular Turki yang begitu berurat-berakar dalam ruang politik Turki.


Yang dilakukan oleh AKP juga adalah “strategi potong generasi”. Sulit mengubah paradigma sekularisme yang dibangun sejak Kemal Ataturk memproklamasikan Republik Turki. Kerana itu, AKP berkonsentrasi merekrut kader-kader dari kalangan muda. Terutama, mereka yang berusia 25-35 tahun. AKP juga gigih memperkuat jaringannya dengan mendirikan pejabat-pejabat perwakilan hingga ke pelosok desa.


Perjalanan Erdogan bersama AKP dan para aktivis Islam di Turki masih panjang.
Terlepas dari berbagai kritik yang ditujukan terhadap berbagai langkah politiknya bersama para koleganya di AKP, Erdogan sukses meruntuhkan dominasi kaum sekular di Turki, bahkan tampil sebagai pembela terdepan bagi dunia Islam. Erdogan berhasil menghancurkan warisan Ataturk tanpa mengeluarkan sebutir peluru pun.

Malaysia bagaimana........?

sumber: zilzaal
(dengan alih-bahasa)

Monday, July 9, 2012

NEGARA KITA DARI PANDANGAN JIRAN KITA (INDONESIA)


Islam Di Negeri Jiran


Negara ini merupakan negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Indonesia di sebelah barat, tepatnya di pulau Sumatera dan pulau Kalimantan. Ulasan sekilas ini akan membahas tentang Negeri Jiran, Malaysia. Tepatnya, kehidupan keislaman di negeri Malaysia.

Secara akar budaya, mayoritas warga asli Malaysia adalah keturunan Melayu. Warga Malaysia keturunan India dan Cina berjumlah lebih sedikit dibandingkan warga Melayu.



Peraturan ditegakkan, fasilitas ditambahkan

Semaraknya agama Islam di Malaysia sangat didukung oleh peran serta pemerintah dalam penetapan peraturan dan penyediaan fasilitas-fasilitas ibadah dan keagamaan yang memadai.

Di Malaysia, pembangunan setiap masjid harus memperoleh izin dari pemerintah. Jadi, Anda jangan heran bila dalam sebuah kompleks perumahan hanya ada satu masjid. Walhasil, kegiatan keislaman pun berpusat di masjid tersebut, mulai dari shalat berjamaah, sekolah agama untuk anak-anak sekolah rendah (di Indonesia, “sekolah rendah” disebut dengan “sekolah dasar”), hingga pengajian rutin ibu-ibu.

Sedikit berbicara tentang sekolah agama, di Malaysia, warga negara Malaysia maupun warga negara asing yang beragama Islam boleh memilih untuk menyekolahkan anaknya di sekolah kerajaan (sekolah negeri) atau sekolah swasta Islam. Bedanya, di sekolah kerajaan, anak-anak tidak mendapat pelajaran Bahasa Jawi dan Bahasa Arab. Sedikit berbicara tentang sekolah agama, di Malaysia, warga negara Malaysia maupun warga negara asing yang beragama Islam boleh memilih untuk menyekolahkan anaknya di sekolah kerajaan (sekolah negeri) atau sekolah swasta Islam. Selain itu, para orang tua biasanya juga akan memasukkan anak-anak mereka ke sekolah agama di sekitar tempat tinggal mereka. Dengan biaya yang sangat terjangkau, sekitar pukul 03.00 hingga pukul 05.30 sore, anak-anak bisa mendapat beragam pelajaran agama, seperti: akidah, fikih, bahasa Arab, dan lain-lain. Sebagaimana sekolah formal, sekolah agama yang berbentuk nonformal ini membuka kelasnya setiap Senin hingga Jumat.

Mazhab negara dan mufti negeri

Di Malaysia, tidak sembarang orang bisa bebas berbicara dan menetapkan keputusan agama. Untuk agama Islam, pemerintah telah mengatur bahwa Malaysia memiliki seorang mufti (pemberi fatwa). Selain itu, setiap negara bagian juga memiliki mufti. Pemberian fatwa keagamaan Islam hanya berhak dilakukan oleh mufti.

Salah satu contoh peran mufti adalah dalam penetapan tanggal 1 Syawal. Penetapan 1 Syawal hanya berhak dilakukan oleh mufti negeri. Oleh karena itu, di Malaysia, tidak kita jumpai masyarakat yang berhari raya Idul Fitri pada hari yang berbeda-beda. Semuanya berada dalam satu komando pemerintah.

Sebuah negara bagian yang bernama “Perlis”

Pemerintah Malaysia memiliki sistem kontrol yang baik dalam mengatur kehidupan masyarakatnya. Dengan sebab itulah, alhamdulillah, kaum muslimin di Malaysia dapat menyantap makanan dan minuman dengan tenang, karena pemerintah Malaysia sangat ketat menyortir antara makanan halal dan makanan haram. Di hypermart, misalnya, makanan dan minuman yang haram dikonsumsi bagi umat Islam akan diletakkan dalam satu area tersendiri dan diberi peringatan “TIDAK HALAL”.



Selain itu, kawasan judi pun terlarang untuk didatangi oleh umat Islam, sebagaimana di sebuah kawasan judi yang cukup besar di daerah wisata Genting Highland. Setiap orang yang ingin memasuki area judi di sana akan diperiksa identity card-nya. Hanya orang nonmuslim yang boleh masuk ke sana. Bahkan, saking ketatnya menjaga kehidupan keislaman di negerinya, pemerintah Malaysia menangkap 100 pasangan muslim yang merayakan Valentine Day pada Februari 2011 lalu. (link: http://www.antaranews.com/berita/246191/malaysia-tahan-muslim-yang-rayakan-valentine)

Tak ketinggalan pula sistem negara yang menetapkan raja sebagai kepala negara dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Dalam struktur kenegaraan Malaysia pun, terdapat tiga belas negara bagian dan tiga wilayah persekutuan. Setiap negara bagian juga memiliki raja, menteri besar (pemimpin negara bagian), dan mufti. Hampir seluruh negara bagian menetapkan Mazhab Syafi’i sebagai mazhab negerinya. Akan tetapi, ada satu negara bagian yang menetapkan “Ahlus Sunnah wal Jamaah As-Salafiyyah” sebagai mazhab negerinya. Dialah negeri Perlis. (link: http://www.utusan.com.my/utusan/info.asp?y=2010&dt=0613&pub=Utusan_Malaysia&sec=Dalam_Negeri&pg=dn_11.htm)


Bagaimana para perantau bisa lebih dekat kepada Islam?

Warga Negara Indonesia (WNI) yang meneruskan studi di Malaysia cukup banyak. Komunitas masyarakat Indonesia pun tumbuh sumbur di berbagai negara bagian. Bukan hanya para mahasiswa, namun juga kumpulan ibu-ibu dan anak-anak. Kota tempat tinggal kami, Tronoh, pun demikian adanya.

Ada sebersit hikmah bagi para perantau yang menjalani hidup di kota ini. Sebagian dari mereka justru menjadi lebih dekat kepada Islam semenjak merantau di Negeri Jiran ini. Kota kecil yang tidak ramai, pusat perbelanjaan yang jauh terletak di pusat kota, dan rutinitas yang terfokus pada kegiatan kampus semata, membuat waktu luang para perantau bisa dimanfaatkan untuk lebih dekat kepada Islam yang murni. Itulah Islam yang diambil dari kemurnian Alquran dan kemuliaan hadis-hadis nabawiyyah, yang disandingkan dengan pemahaman lurus para sahabat radhiallahu ‘anhum.

Alhamdulillah, ada salah seorang mahasiswa S3 bidang keteknikan yang juga mumpuni dalam bidang agama Islam. Beliaulah yang membabat alas, sehingga rekan-rekan lain bisa berkumpul dua pekan sekali untuk mengkaji Kitabullah dan Sunnah nabawiyyah. Alhamdulillah, atas hidayah Allah kemudian atas usaha beliau, tak sedikit dari kawan-kawan Indonesia di sini yang malah mengenal manhaj salafi sejak berada di sini. Tak sedikit pula kawan-kawan Malaysia yang mendapat cahaya manhaj salafi dengan adanya kajian-kajian Islam yang disampaikan oleh mahasiswa S3 tersebut.

Meski kini beliau telah kembali ke Tanah Air, Indonesia, tunas dakwah salafiah yang beliau tanam masih tetap berusaha dijaga oleh rekan muslimin Malaysia maupun Indonesia yang masih berada di sini. Tunas dakwah itu pun kini telah menjalar ke lingkungan para ibu-ibu Indonesia dan muslimah-muslimah Malaysia.

Akhirulkalam, semoga keistiqamahan selalu menyertai kita, di mana pun kita berada.

Malaysia, 12 Jumadil Ula 1432 H (16 April 2011),


Penulis: Abu Asiyah dan Ummu Asiyah

Artikel www.muslim.or.id


Dari artikel Islam Di Negeri Jiran — Muslim.Or.Id 

Saturday, June 30, 2012

DUNIA DI PENGHUJUNG KEKUASAAN AMERIKA



Buku apakah yang di pegang Obama....?

Beberapa hari yang lalu ketika Presiden Obama turun dari pesawat, juru kamera sempat memfokuskan lensa kameranya ke arah buku yang di bawa Obama, buku tersebut berjudul " THE POST AMERICAN WORLD" yang di tulis oleh seorang muslim bernama "FARID RAFIQ ZAKARIA".
Tahukah anda buku ini berisi tentang "DUNIA DI PENGHUJUNG KEJATUHAN KEKUASAAN AMERIKA" ya tentu saja Obama khawatir pasca terpilihnya tokoh Ikhwanul Muslimin sebagai Presiden Mesir.

Selama ini Mesir merupakan salah satu sekutunya di Timur Tengah selain Israel, kekhawatiran Obama sangat beralasan karena Mesir memiliki pengaruh yang besar di Timut tengah, kerana Mesir memiliki kekuatan tentera   yang cukup kuat.

Apakah rancangan Amerika seterusnya terhadap Mesir?


sumber: zilzaal

Wednesday, June 27, 2012

KEMENANGAN YANG DITUNGGU....

 
Dr Muhammad Mursi


Alhamdulillah....

           Gelombang kemenangan Dr. Mursi kini menjalar keseluruh dunia. Muslim dan non-muslim berkata2 mengenainya. Dada2 para pejuang kini penuh dengan harapan dan keyakinan. Para musuh mengira2 langkah seterusnya. Israel juga tak duduk diam memikirkan untung nasib seterusnya.

          Dr Mursi tidaklah setaraf para sahabat maupun tabie. Tetapi auranya dan harumnya melangkaui gunung dan lautan. Bayangkan bagaimana aura jika para sahabat yang mendapat kemenangan dulu, raja2 pun akan tunduk . Itulah tanda2 kebesaran Tuhan. Jika ia menghendaki, itu mudah. Tapi ia mau melihat dulu gugurnya titik peluh para pejuang, supaya kemenangan itu akan lebih manis.

         Ini membawa  maksud para pejuang jangan undur dan mundur dalam perjuangan. Setiap kepenatan dan     pengorbanan mereka  tidaklah sia2. Semua nya dikira sebagai buah tangan yang akan dibawa di akhirat nanti. Walaupun telah gugur Hassan al Banna, Syeikh Ahmad Yassin, Dr Azzam dan lain2, namun nama mereka tetap harum di kalangan orang2 beriman. Sedangkan Hosni Mubarak kian dilupakan dan ditinggalkan. Harta kekayaan yang berbillion itu tidak dapat membeli untung nasibnya sendiri.  Seperti tumbangnya Shah Iran dulu, terbuang dan dilupakan.

        Gendang perang baru di mulakan. Kini seluruh orang2 beriman sedang menyahut paluan gendang ini. Anak-anak muda mula mengatur langkah yang padu. Semuanya mahu paluan ini menjadi pembakar semangat yang akan membawa mereka ke kemenangan yang seterusnya. Para pekerja akan memerah keringat dengan lebih giat bagi membantu kemenangan yang akan datang. Pemimpin2 akan terus sabar dan bijaksana dalam menangani segala masalah. Para abid terus berdoa dengan bersungguh2.


Pidato Perdana Presiden Mursi

"Saya tidak mungkin berdiri di hadapan anda sekalian kecuali berkat rahmat Allah SWT
Terima kasih dan penghormatan kepada syuhada dan luka-luka teriring doa atas jasa mereka yang telah membuka pintu

Terima kasih kepada masyarakat Mesir dan tentera yang saya cinta. Tidak ada yang mengetahui dalamnya cinta kecuali Allah SWT

Terima kasih kepada hakim-hakim Mesir yang tengah mengawasi dan melancarkan pilihan raya

(Dalam pidato Mursi menyebut wilayah-wilayah yang tidak mendapat perhatian dari Mubarak selama 30 tahun)


Para pekerja, pemandu bas, para pelajar, semuanya adalah keluarga saya. Saya tidak akan membeza-bezakan

Mari kita melanjutkan perjalanan, agar semua tuntutan revolusi tercapai

Dahulu kita selalu bertanya-tanya: bila-bila rakyat akan menjadi sumber kuasa sebagaimana di negara-negara lain?
Sekarang, anda sekalian adalah penguasa

Rakyat dan penguasa sama di sisi undang-undang

Saya tidak mempunyai hak. Semua yang saya punya hanyalah kewajipan

Apabila saya tidak melaksanakan semua janji-janji saya, maka janganlah patuhi saya

Wa'tashimu bihablillahi jami'an wa laa tafarraqu. Shadaqallahul Adzim

Mari bersama-sama kita pikul projek kebangkitan. Demi masa depan Mesir

Kita semua bangsa Mesir, Muslim mahupun Kristian, kita semua pelaku peradaban

Saya akan menjaga semua perjanjian dengan semua negara. Saling menghargai. Saya tidak izinkan campur tangan asing

Ketahuilah semuanya, bahawa semua keputusan Mesir bergantung pada keinginan rakyatnya

Saya faham bahawa kita semua dalam keadaan yang sulit. Tapi dengan taufik Allah kita akan melalui semua ini.

Saya tidak akan mengkhianati kamu semua. Wattaqu yauman turjauuna fihi ilallahi
Semua orang melihat itu jauh. Tapi kita memandang semua itu dekat."


PRU 13

        PRU ke 13 Malaysia hampir tiba. Para pejuang siang dan malam mahu memastikan undi rakyat tidak tersalah lagi memilih pihak yang lebih baik dan adil. Kita berdoa dan berkerja semoga negara kita juga akan merasai kemanisan seperti mana yang dirasai oleh rakyat Mesir.  Amin...ya Allah.  

Tuesday, June 26, 2012

MELAKAR MESIR BARU....

Assalamualaikum,
 
   
    Saya sedang  berada di tengah lautan manusia di malam itu, di Padang Datuk Abdullah Ahmad Badawi di Butterworth  saat diisytiharkan secara rasmi kemenangan Dr. Mursi sebagai presiden Mesir yang baru. Bendera2 dikibarkan dan trompet2 dibunyikan seolah2 kemenangan itu  berlaku di Malaysia ini. Pemandu2 berhenti dan turun ketanah untuk sujud syukur. Semangat jadi berkobar2, sambil hati menangis kegembiraan bila mendengar perisytiharan itu. Ianya bagai hujan anugerah  Allah yang turun dari langit setelah lebih 80 tahun menanti,  bermula saat kesyahidan Hassan al Banna tahun 1948. Ianya ditunggu2, ianya diperjuangkan sejak sekian lama. Banyak darah yang telah tumpah, banyak nyawa yang jadi taruhan, banyak isteri yang telah menjadi janda dan banyak anak yang jadi yatim kerana ingin mencatat sejarah ini.
sujud syukur Dari Mesir ke Baitul Maqdis....! 
               
 Sujud syukur di Medan Tahrir.....lautan manusia

        Tapi kemenangan bukan bererti kesenangan, bukan bererti kerehatan. Musuh yang terdiri dari kafirin dan munafiqin sentiasa mencari jalan dan peluang untuk memberi pukulan yang boleh membawa mudharat kepada kemenangan yang masih muda ini. Itu  belum lagi dari musuh yang ada di dalam negeri Mesir sendiri yang terdiri dari kroni2 Hosni Mubarak yang kini telah patah kaki sebelah dek kekalahan puak Hosni Mubarak. Mereka akan berbuat apa saja hatta bersengkongkol dengan AS dan Israel bagi memuaskan nafsu serakah mereka. Manakala AS pasti akan mengkaji kelemahan kerajaan yang baru ini untuk dieksplotasi.


Perayaan menjalar keseluruh Mesir
       

Perkara yang dekat dan menakutkan (moga ia dijauhi) adalah perpecahan dikalangan pejuang2 yang telah menggulingkan Hosni Mubarak dulu. Kerana saya ada mendengar bahawa sebelum ini telah berlaku perpecahan di kalangan Ikhwanul sendiri kerana berbeza fahaman disebabkan latar belakang pendidikan yang berbeza. Apa yang boleh dipanggil golongan liberal berpendidikan barat. Mereka telah menubuhkan parti yang baru tapi akhirnya masih kalah di pusingan pertama dahulu. Jadi, ini adalah anasir2 yang harus diperhatikan kerana musuh mungkin akan menggunakan mereka untuk melemahkan kerajaan pimpinan yang ada.


       Membangun ekonomi rakyat yang sekian lama terpinggir, campurtangan kuasa dari pihak tentera, menguruskan perjanjian yang berat sebelah sebelum ini terutama dengan penaung seperti AS dan Israel, menjawab segala tuduhan dan tohmahan dari pihak luar dan lain2 lagi, adalah satu beban yang bukan kepalang yang akan ditanggung oleh Dr. Mursi dan pasukannya nanti.. Namun kita sentiasa mendoakan akan kejayaan dan kemudahan dalam menangani segala perkara yang akan timbul nanti. Kerana bagi pejuang itu setiap titik peluh dan kepenatan dalam menegakkan kalimah Allah akan dikira sebagai pahala yang tidak ada pada orang kafir dan munafiqin.

        Moga Allah memberi kamu ketenangan dan idea2 dalam setiap langkah mu. Amin ya rabbal alamin....

Thursday, June 21, 2012

SEJARAH RINGKAS JEMAAH IKHWANUL MUSLIMIN







Ikhwanul Muslimin (IM) adalah satu gerakan Islam yang mengajak dan menuntut agar tertegaknya syariat Allah, hidup di bawah naungan Islam, seperti yang diturunkan Allah kepada Rasulullah SAW , dan diserukan oleh para salafus-soleh, bekerja denganNYA dan untukNYA, keyakinan yang bersih yang berakar teguh dalam hati, pemahaman yang benar pada  akal dan fikrah, syariah yang mengatur al-jawarih (anggota tubuh), perilaku dan politik. Kini, gerakan IM tersebar ke seluruh dunia.

Pengasas IM adalah Imam Hassan Al-Banna (HAB) yang dibunuh kerana membawa Islam. Meskipun beliau hanyalah seorang tukang jam, seorang guru dan seorang mujahid. HAB dilahirkan pada 14 Oktober 1906 di Mahmudiyah, Mesir. Beliau merupakan anak sulung daripada 8 adik beradik kepada pasangan Ahmad bin Abd Rahman Al-Banna, seorang tukang jam dan Puan Fudhla seorang wanita yang pintar, peka, mahir dalam pengurusan rumah tangga serta tegas dan mempunyai kekuatan kehendak yang diwarisi HAB.

Bapa HAB merupakan ulama sunni berguru dengan Muhammad Abduh juga penyusun hadis imam 4 serta penulis buku hadis. Beliau mempunyai benyak koleksi kitab-kitab dan buku-buku dan sering bermusyawarah dengan ulama’ dan cendekiawan.

Adik beradik HAB adalah:
1. Abd Rahman – pengasas Persatuan Tamadun Islam dan kemudiannya bergabung dengan IM
2. Fatimah
3. Muhammad
4. Abdul Basit – merupakan polis di Kaherah tetapi kemudian berhenti berpindah ke Saudi (ana tak ingat pulak bila dan mengapa beliau berhenti)
5. Zainab – meniggal dunia ketika kecil
6. A. Jamaluddin – dikenali sebagai Jamal Banna dan merupakan seorang penulis dan pengarang
7. Fauziah – isteri kepada Abd Karim Mansur, seorang peguam yang menemani HAB dan ditembak di hadapan Pejabat Syabab Al-Muslimun bersama Imam HAB.

Ketika Hassan al-Banna berusia dua belas tahun, beliau menjadi pemimpin badan Latihan Akhlak dan Jemaah al-Suluka al-Akhlaqi yang dikelolakan oleh gurunya di sekolah. Pada peringkat ini beliau telah menghadiri majlis-majlis zikir yang diadakan oleh sebuah pertubuhan sufi, al-Ikhwan al-Hasafiyyah, dan menjadi ahli penuh pada tahun 1922. (Mitchell 1969, 2; Lia 25-26). Melalui pertubuhan ini beliau berkenalan dengan Ahmad al-Sakri yang kemudian memainkan peranan penting dalam penubuhan Ikhwan Muslimin.

Ketika berusia tiga belas tahun, Hassan al Banna menyertai tunjuk perasaan semasa revolusi 1919 menentang pemerintahan British. (Mitchell 1969, 3; Lia 1998, 26-27)

Pada tahun 1923, pada usia 16 tahun dia memasuki Dar al ‘Ulum, sekolah latihan guru di Kaherah. Kehidupan di ibu negara menawarkannya aktiviti yang lebih luas berbanding di kampung dan peluang bagi bertemu dengan pelajar Islam terkemuka (kebanyakannya dengan bantuan kenalan ayahnya), tetapi dia amat terganggu dengan kesan kebaratan yang dilihatnya disana, terutamanya peningkatan arus sekular seperti parti-parti politik, kumpulan-kumpulan sasterawan dan pertubuhan-pertubuhan sosial sekular terdorong ke arah melemahkan pengaruh Islam dan meruntuhkan nilai moral traditional. (Mitchell 1969, 2-4; Lia 1998, 28-30)

Dia turut kecewa dengan apa yang dilihatnya sebagai kegagalan sarjana Islam di Universiti al-Azhar untuk menyuarakan bangkangan mereka dengan peningkatan atheism dan pengaruh pendakwah Kristian. (Mitchell 1969, 5)

Beliau kemudian menganggotai pertubuhan Jama’atul Makram al-Akhlaq al-Islamiyyah yang giat mengadakan ceramah-ceramah Islam. Melalui pertubuhan ini, Hasan al-Banna dan rakan-rakannya menjalankan dakwah ke serata pelosok tempat, di kedai-kedai kopi dan tempat-tempat perhimpunan orang ramai.

Pada peringkat inilah beliau bertemu dan mengadakan hubungan dengan tokoh-tokoh Islam terkenal seperti Muhibbuddin al-Khatib, Muhammad Rashid Reda, Farid Wajdi dan lain-lain.

Di tahun akhirnya di Dar al-’Ulum, dia menulis bahawa dia bercadang menzuhudkan dirinya menjadi “penasihat dan guru” bagi golongan dewasa dan kanak-kanak, agar dapat megajar mereka “matlamat agama dan sumber kegembiraan dan keriangan dalam kehidupan”. Dia mendapat ijazah pada tahun 1927 dan diberikan jawatan sebagai guru bahasa Arab
di sekolah rendah kebangsaan di Isma’iliyya, bandar provincial terletak di Zon Terusan Suez. (Mitchell 1969, 6)

Al-Imam Hassan al-Banna kemudainnya menubuhkan gerakan Ikhwan Muslimin di bandar Ismailiyyah pada Mac 1928. Ketika itu beliau berusia 23 tahun.

Sebagai anak sulung dalam keluarganya, HAB sangat ambil berat pendidikan adik-beradiknya. Beliau merupakan penasihat peribadi ayah dan adik-beradiknya. Beliau juga berperanan dalam perkembangan pendidikan abang-abangnya. Kerana peribadinya, beliau menekan disiplin dalam keluarganya serta beliau juga mengatur perbelanjaan dalam keluarganya. Ketika bekerja sebagai guru, beliau sanggup memotong sebahagian gajinya dan peruntukkan untuk keluarganya. Hal ini menjadikan hubungan kekeluargaan mereka sangat rapat.

Kepintaran HAB dan pendidikannya tidak dibatasi masa, sebaliknya beliau mengurus masa beliau dengan sistematik. Ketika siangnya, beliau akan belajar di sekolah, setelah tamat sesi pembelajran, beliau akan belajar membaiki jam dengan ayahnya sehingga isya’. selepas Isya’ adalah waktunya untuk mengulangkaji pelajaran dan waktu subuh adalah waktunya menghafal Quran.

Jamaah Ikhwanul Muslimin berdiri di kota Ismailiyyah, Mesir pada tahun 1928 iaitu 4 tahun selepas kejatuhan sistem khalifah Islam terakhir iaitu Khalifah Turki Uthmaniyyah,  oleh HAB, bersama keenam tokoh lainnya, yaitu Hafiz Abdul Hamid, Ahmad al-Khusairi, Fuad Ibrahim, Abdurrahman Hasbullah, Ismail Izz dan Zaki al-Maghribi.
Ikhwanul Muslimin pada saat itu dipimpin oleh Hassan al-Banna. Pada tahun 1930, Anggaran Dasar Ikhwanul Muslimin dibuat dan disahkan pada Rapat Umum Ikhwanul Muslimin pada 24 Sep 1930
. Pada tahun 1932, struktur administrasi Ikhwanul Muslimin disusun dan pada tahun itu pula, Ikhwanul Muslimin membuka cabang di Suez, Abu Soweir dan al-Mahmoudiya. Pada tahun 1933, Ikhwanul Muslimin menerbitkan majalah mingguan yang dipimpin oleh Muhibuddin Khatib.

Pemikiran IM adalah berlandaskan syariat Islam serta amal berterusan iaitu : -

1. Baiki diri – 10 muwasafat
- aqidah sejahtera
- ibadah sahih
- akhlak mantap
- mampu bekerja
- berpengetahuan luas
- tubuh yang cergas
- sangat menjaga waktunya
- mujahadah li nafs
- teratur urusannya
- bermanfaat kepada orang lain

2. Baitul Muslim – didik keluarga dengan cara Islam & hormat fikrah Islam
- Dahulukan hak & Tanggungjawab

3. Bimbing Masyarakat -kembang aspek dan budaya Islam dalam masyarakat
- Amar Makruf Nahi Munkar

4. Kerajaan Islam

5. Bebas tanah air daripada kuasa asing

6. Satukan negara-negara Islam

7.Panji Islam kembali berkibar – satu suara, perpaduan ummah

MOTTO IM:
-Allahu Ghayatuna
-Ar-Rasul Qudwatuna
-Al-Quran dusturuna
-Al-jihadu sabiluna
-Al-mautu fisabilillah asma’ amanina

Ruang lingkup dakwah IM:
-Dakwah Salafiah
-Tariqah Sunniah
-Hakikah Sufiyah
-Hai’ah Siyasiah
-Jamaah Riyadiah
-Rabitah Ilmiah Thaqafiyah
-Syirkah Iqtisodiyah
-Fikrah ijtimaiah

yang melingkipu seluruh aspek….

Pimpinan IM:

1.Hassan Al Banna (1928-1949)



2. Hassan Al-Hudaibi (1949-1972)


3.Umar Tilmisani (1972-1986)


4.Muhammad Hamid Abu Nasr (1986-1996)


5.Mustafa Masyhur (1996-2002)


6. Ma’mun Al-Hudaibi (2002-2004)


7. Muhammad Mahdi Akif (2004 – current)



sumber: inijalanku.wordpress

Sunday, June 17, 2012

PEMBUNUHAN ETNIK MUSLIM DI MYANMAR

rohingya 1 dihina Thailand1 Ummah yang dilupakan..... 
Pelarian Rohingya yang dilayan seperti hamba di Thailand.


Sekiranya kita melakukan tinjauan di kalangan umat Islam hari ini dan bertanya mengenai umat Islam yang tertindas, nescaya kita akan mendapat jawapan Palestin, Afghanistan, Iraq, Chechnya dan sebagainya. Namun tidak ramai di kalangan kita yang menginsafi terhadap permasalahan umat Islam Rohingya.

Selama beberapa dekad, orang-orang Rohingya telah menjadi mangsa pelanggaran hak asasi manusia yang sistematik dan meluas di tangan junta tentera Myanmar (Burma).

Dalam satu laporan terbaru yang dikeluarkan oleh Pusat Hak Asasi Manusia Ireland (ICHR), seorang pakar undang-undang hak asasi manusia antarabangsa mendakwa bahawa kekejaman massa yang dilakukan oleh kerajaan junta tentera terhadap minoriti Rohingya yang tinggal di daerah Barat Myammar mungkin merupakan antara jenayah terhebat terhadap kemanusiaan di abad ini.

Permasalahan mereka telah telah diabaikan selama bertahun-tahun dan tiada sebarang tindakan yang sistematik telah dilakukan untuk membantu mereka meneruskan kehidupan sebagai masyarakat manusia yang normal.

Siapakah umat Islam Rohingya?



Umat Islam Rohingya kebanyakannya tinggal di sebelah barat Burma (kini Myanmar) di Negeri Arakan yang bersempadan dengan Bangladesh. Mereka adalah keturunan daripada para pedagang Arab, Parsi, Turki dan lain-lain yang berkahwin dengan penduduk setempat seperti Mughals, Pathan, danBengali. Penyebaran Islam di Arakan (dan di sepanjang kawasan pantai selatan Bangladesh) dilakukan oleh para pedagang dan pendakwah dari Asia Barat ini.

Kini, umat Islam Rohingya merupakan 1/3 daripada jumlah penduduk wilayah Arakan, Myanmar dan selebihnya adalah penganut Buddha Arakanese.

Apakah nasib mereka?

Umat Islam Rohingya telah dinafikan daripada hak-hak asasi kemanusiaan dan sentiasa terdedah kepada pencabulan hak asasi manusia secara konsisten oleh pihak juta tentera Myanmar.




Di antara kekejaman yang dilakukan ke atas mereka :

a) Tidak mengiktiraf kerakyatan mereka, dinafikan sijil kelahiran mahupun sijil perkahwinan mereka.

b) Perampasan tanah-tanah milik mereka bagi meneruskan projek pembinaan saluran paip gas dan minyak yang merentasi wilayan Arakan

c) Menjadi mangsa perhambaan moden sebagai buruh paksa seperti bekerja tanpa gaji di tapak pembinaan jalan raya, kereta api, dan bangunan berek tentera.

d) Sekatan makanan sehingga mereka hidup di dalam keadaan kebuluran

e) Sekatan ekonomi, kemudahan kesihatan dan kemudahan asas pendidikan

f) Wanita-wanita dan remaja perempuan mereka dirogol secara beramai-ramai oleh tentera Myanmar

g) Penyembelihan secara beramai-ramai seumpama tragedi 1942apabila lebih 100,000 orang di kalangan mereka yang telah dibunuh.

h) Pada tahun 1978, seramai 300,000 di kalangan mereka telah dihalau keluar secara massa ke Bangladesh. Kerajaan Bangladesh enggan untuk menyediakan bekalan makanan dan keperluan lain sehingga ramai di kalangan mereka mati kebuluran dan akibat penyakit.

Pada tahun 1991, tentera Burma sekali lagi telah melakukan operasi pembersihan apabila 268,000 di kalangan mereka terpaksa melarikan diri kerana Myanmar ternyata tidak lagi selamat untuk mereka

Selepas bertahun-tahun melalui siri penderitaan yang panjang dan besar, mereka mula mengambil bot-bot kecil ke laut terbuka dengan harapan untuk mendarat di suatu tempat sebagai pelarian politik, ekonomi dan agama.

Ada di kalangan mereka yang mendarat di Thailand, Malaysia, Indonesia dan sebahagiannya di Australia. Namun kebanyakan mereka telah ditolak mentah-mentah oleh semua negara ini.



Diheret ke tengah lautan dalam dan dibiarkan di dalam kapal yang telah dicabut enjinnya

Bahkan ramai di kalangan ‘orang bot’ yang mendarat di Thailand telah dihalau semula ke laut dalam bersama sampan mereka yang telah dicabut enjinnya agar mereka terus hanyut terkapai-kapai tanpa hala tuju. Sebahagian daripada mereka terdampar di Malaysia, Indonesia dan Australia tetapi ribuan di kalangan mereka yang telah mati lemas atau kebuluran di tengah laut.

Tiada siapa yang mahukan mereka ! Bahkan negara-negara yang mendakwa mewakili umat Islam juga tidak mahu mereka, sekali gus membuktikan bahawa seolah-olah umat ini ‘tidak ada harga’ kepada mereka.



Pelarian Rohingya di Acheh.

Umat Islam Rohingya telah memohon diberikan status ‘Pelarian Sementara Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB), sehingga negara-negara lain bersetuju untuk mengambil mereka buat sementara. Indonesia dikatakan akan mempertimbangkan permohonan mereka untuk tinggal di Acheh buat sementara.

Kalau bukan kita, siapa lagi ?

Kenapakah kami dilupakan ?

Isu Rohingya adalah isu umat Islam sejagat. Mereka telah ditindas buat sekian lamanya dan kini sebahagian daripada mereka telah pun mendarat di Malaysia bagi mendapatkan perlindungan dan bantuan kemanusiaan daripada saudara seaqidah mereka.

Ingatlah, bahawa mengambil tahu dan mempunyai kepedulian terhadap orang lain terutamanya saudara seaqidah adalah sesuatu yang sangat dituntut oleh agama Islam yang luhur ini sebagaimana sabdaan Rasulullah saw yang bermaksud:

“Barangsiapa tidak mengambil berat tentang urusan umat Islam, maka bukanlah mereka daripada kalangan kami”

Beberapa saranan :
Kerajaan Malaysia seharusnya mengambil inisiatif untuk menjuarai isu umat Islam Rohingya samada di peringkat antarabangsa dengan menyuarakan permasalahan kronik ini di persidangan OIC, PBB, WHO, ASEAN dan sebagainya.
Badan-badan kerajaan di peringkat nasional dan negeri seharusnya mengambil tanggung-jawab kerana semakin ramai di kalangan umat Islam Rohingya yang telah mendarat bagi mendapatkan perlindungan di Malaysia. Mereka adalah pendatang yang jauh lebih baik untuk dibantu jika dibandingkan daripada kebanyakan pendatang Afrika yang kerap melakukan kekacauan di sana sini terhadap masyarakat temnpatan mahupun sebahagian daripada pelancong dari beberapa negara yang terlibat dengan aktiviti pelacuran.
NGO dan badan kebajikan yang ada di Malaysia harus mengambil bahagian bagi meringankan bebanan yang dihadapi oleh pelarian Rohingya yang sangat memerlukan bantuan di sudut sosial, ekonomi, kesihatan, pendidikan terutamanya di kalangan anak-anak mereka.
Kalau rakyat Malaysia begitu perihatin dan pelbagai NGO telah ditubuh bagi menangani masalah umat antarabangsa seperti Palestin dan lain-lainnya, kenapa kita kita mengagihkan sedikit tenaga dan bantuan kepada saudara seaqidah yang kini terdampar di negara kita sendiri.
Orang ramai di Malaysia seharusnya mengambil peluang menunjukkan keperihatinan terhadap isu kemanusiaan yang kronik ini dengan membantu meringankan bebanan kehidupan demi masa depan mereka.
Kita juga boleh membantu dengan mendoakan keselamatan dan masa depan mereka serta mengambil tahu perkembangan semasa terhadap keperitan umat yang berpanjangan ini.



Keceriaan mereka, kegembiraan kita….

Dari Nu’man bin Basyir r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda:

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencinta, saling mengasihi dan saling menyayang, bagaikan sebuah tubuh. Apabila salah satu anggota tubuh merasa sakit, maka seluruh tubuh merasa sakit, tidak dapat tidur dan terasa demam.”

Hadith riwayat Muslim.

Ps: Wahai umat Islam Rohingya, mintalah pertolongan dari Allah dengan solat dan sabar
     Selepas kesedihan pasti ada kegembiraan.


sumber: zainurrasyid.com

Friday, March 23, 2012

APA BERLAKU DI SYRIA KINI? ( Mac 2012)


 
GAMBAR diperoleh semalam menunjukkan askar-askar Syria yang belot dan menyertai Tentera Pembebasan Syria yang dianggotai penduduk awam bagi menentang pemerintahan Presiden Syria, Bashar Al-Assad di Idlib, Syria.


Alhamdulillah, sahabat saya Irfan Masiri dan beberapa sahabat seperjuangan yang lain sempat mendengar taklimat khas mengenai revolusi Syria yang disampaikan oleh Syeikh Hassan Al-Hindawi. Beliau telah di hantar oleh Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi dalam misi menjelaskan apakah yang sebenarnya berlaku di Syria.

Mengapa Syeikh Hassan Al-Hindawi dihantar oleh Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi?
  Ini adalah untuk menerangkan perkara-perkara berikut:
 


1) Gambaran tentang Syria agak tidak jelas bila dijelaskan oeh media-media. So, beliau dihantar bagi menjelaskan apakah sebenarnya yang berlaku di Syria.



2) Media barat sebenarnya tidak mahu manusia dunia tahu akan apakah sebenarnya yang berlaku di Syria. Lalu mereka telah putarbelitkan fakta.

3) Syeikh Khalid bercerita, ketika beliau di Indonesia dan bertemu dengan seorang teman,  teman itu berkata dia lihat di paper bahawa ramai orang menyokong Kerajaan Syria. Tv di Indonesia juga menyiarkan bahawa ramai yang menyokong Kerajaan Syria yang dipimpin oleh Basyar Assad. Apa yang berlaku sebenarnya ialah, kerajaan telah mengumpulkan pegawai-pegawainya supaya berkumpul dalam erti kata lain mahu menunjukkan kepada dunia bahawa Basyar Assad ini mempunyai ramai penyokong.


4) Jangan terpedaya dengan kenyataan-kenyataan yang kita dengar dari ahli intelektual Syria dan ahli politik Syria bahawa yang Syria menentang Israel. Tapi, sejak zaman ayah Basyar Asad lagi tidak ada satu peluru pun yang singgah ke tanah Israel. Bahkan tanah Tinggi Golan yang terletak di tanah Syria telah dikuasai oleh Israel.


Punca Revolusi.


Puncanya apabila ada sekumpulan kanak-kanak  dalam 28 orang bermain-main  dan telah menulis sesuatu di dinding sekolah mereka. Apa yang ditulis oleh kanak-kanak  ini ialah RAKYAT MAHU JATUHKAN KERAJAAN. Slogan ini telah dilaungkan di negara-negara yang berrevolusi  Bila tahu pasal ini, pasukan keselamatan Syria telah menangkap kanak-kanak ini. Mereka telah disiksa dengan cara mencabut kuku kaki dan tangan mereka. Salah seorang kanak-kanak  itu telah meninggal dan keluarganya meminta mayat kanak-kanak  itu serta meminta kanak-kanak  yang lain dilepaskan. 

Kerajaan telah meletakkan syarat dimana bila mahu lepaskan kanak-kanak  itu, mereka perlu memberi wanita-wanita dikalangan mereka untuk dinikahi oleh puak-puak  kerajaan ini. Perkara ini merupakan sesuatu yang menghinakan.  Lantas berlakulah revolusi di Syria.

Rakyat Marah.


1) Kebangkitan rakyat bermula 8 bulan yang lepas (sekarang Mac 2012)


2) Jumaat lepas, lebih 3 Juta rakyat Syria keluar berdemo.


3) Kini, kesemua rakyat Syria keluar berdemo. Mereka mahukan kebebasan. Selama 42 tahun mereka tidak mendapat hak kebebasan.


4) Rakyat minta supaya Allah diletakkan pada tempatnya, mahukan kebebasan, dan supaya jaga tanah air dengan seeloknya.


5) Rakyat Mahu Presiden dihukum .  Itu antara slogan yang dilaungkan sekarang kerana presiden Syria telah banyak membunuh rakyatnya.



Kekejaman Kerajaan Syria.(Presiden Basyar Asad)


1) Dalam masa 42 hari telah mati seramai 40 000 orang rakyat. Ini serius kejam.


2) 39,000 orang telah cedera. Mereka tak dirawat dan dibiarkan sahaja.


3) Bunuh 19 orang doktor di hospital dan 40 orang pesakit di hospital.


4) 9000 tahanan ditahan.


5) 413 orang telah syahid didalam penjara.


6) Wanita-wanita  diculik dan dibawa ke tempat yang tak diketahui. Wanita ini telah dirogol di hadapan abang-abang , ayah, anak-anak  dan ahli keluarga mereka. Sebelum dirogol, mereka digari terlebih dahulu.


7) Seorang ukhti, bernama Zainab Al-Husni. Beliau telah ditangkap dan dia mahu diperkosa oleh tentera yang menangkapnya. Tetapi beliau melawan. Lantas beliau dibunuh dan telah dipotong 4 KERAT. Anggota badan yang di kerat itu dimasukkan ke dalam plastik, lalu dicampakkan ke hadapan keluarga beliau. INI SERIUS KEJAM!


8) Mengucapkan takbir merupakan sesuatu yang tidak disukai.


9) Menyuruh tukar La ilahaillah kepada La ilah illah Basyar Asad. INI SERIUS SESAT!


Berita Baik.


1) Masa depan kebangkitan ini begitu baik. Ia berterusan dan semakin kukuh. Lebih 30 000 tentera yang terdiri dari pegawai telah bersama rakyat. Mereka ini telah melindungi orang-orang  yang turun berdemo. Mereka tidak tahan melihat kekejaman rejim Basyar Asad ini yang sesuka hati membunuh rakyatnya sendiri.


2) Pertubuhan-pertubuhan  Arab telah ambil pendirian untuk menentang apa yang telah Syria lakukan tehadap rakyatnya. Mereka tidak benarkan pegawai-pegawai  Syria untuk memasuki tanah mereka. Tapi ada dua negara yang tidak berpendirian sedimikian iaitu Iraq dan Lubnan.


3) Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi telah mengeluarkan fatwa bahawa mereka yang terbunuh dalam keadaan yang sebegini adalah seorang yang SYAHID.


4) 95% ulama' Syria telah bersama dalam kebangkitan rakyat ini.


Ini sahaja yang mampu saya beritahu perihal apakah sebenarnya yang berlaku di Syria sana.


Semoga kalian dapat menyebarkan ia kerana ia merupakan perkara benar dan manusia-manusia diluar sana harus tahu tentang ini.


semoga Allah redha akan usaha kita.



Sumber : Ali Abu
http://www.facebook.com/tomatosusu/posts/335531349793697