
SETIAP manusia berbuat dosa. Pepatah Arab mengatakan, manusia itu tempat salah dan lupa (al-insanu mahalul khoto wan nisyan). Namun, kerana kasih-sayang-Nya, Allah SWT Maha Pengampun. Allah SWT dapat menghapus dosa hamba-hamba-Nya.
“Katakanlah! Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampunkan semua dosa” (QS. Az-Zumar:53).

Kadang seseorang melakukan dosa dalam keadaan tersembunyi, tak diketahui orang. Tiba-tiba kemudian ia dengan bangga mendedahkan amal nya yang buruk itu. Allah lebih murka kepadanya seperti yang di nukilkan dari hadis ini:
"Daripada Abu Hurairah r.a. katanya,
“Aku telah mendengar Rasulullah SAW katanya:
“Setiap umatku akan dimaafkan melainkan orang-orang yang menunjuk-nunjuk perbuatan dosa (supaya diketahui oleh orang lain).
Sesungguhnya antara perbuatan menunjuk-nunjuk itu ialah seseorang melakukan suatu perbuatan di waktu malam kemudian berpagi-pagi dia bercerita sedangkan Allah telah menutupinya”, tiba-tiba dia berkata, “Wahai fulan, semalam aku telah melakukan begini dan begini”. Orang itu semalam-malaman telah ditutupi celanya oleh Allah, tetapi pagi-pagi dia membuka tutupan Allah ke atas dirinya." (HR Bukhari dan Muslim)