Suatu ketika,
penulis berbincang-bincang dengan seorang ustadz di kampung. Perbincangan sampai kepada masalah ‘ritual manaqib’ dan permasalahan-permasalahan yang ada di dalamnya. Dia bercerita bahwa salah seorang tokoh Manaqib mengatakan bahwa jika seseorang meminta kepada Allah dengan cara bertawasul kepada Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani, ini adalah tawasul kelas TK! Tawasul (baca: istighatsah[minta tolong]) yang tingkat tinggi adalah langsung meminta kepada Syaikh Abdul Qadir tanpa Allah.
Sampai di sini saya terperanjat. SI ustadz itu juga bingung. Ketika bertanya-tanya tentang masalah ini, saya mendapat khabar bahwa banyak yang memiliki pemahaman seperti ini. Yaitu meminta tolong kepada mayat secara langsung adalah bentuk tawasul yang top.