Tuesday, August 28, 2012

Hikmah, Rahsia dan Khasiat Ayat2 al Quran...


Ayat suci yang datangnya dari Allah ini, mempunyai berbagai kelebihan samada secara fizikal ataupun kerohanian. Kita hanya mampu memahami sebahagian kecil saja dari kehebatan ayat suci ini. Namun ada banyak lagi rahsia yang masih tersimpan sebagai rahsia. Mari kita amalkan sebahgian daripadanya dengan penuh rasa rendah diri dan menyerah diri kepadaNya:



BISMILLAH (Dengan nama Allah)
Barangsiapa membaca sebanyak 21 kali ketika hendak tidur, nescaya terpelihara dari godaan dan gangguan syaitan, dari bencana manusia dan jin, daripada kecurian dan kebakaran, dan daripada kematian mengejut.

Dan barangsiapa membaca sebanyak 50 kali dihadapan orang yang zalim, hinalah dan masuk ketakutan dalam hati si zalim serta naiklah keberanian dan kehebatan kepada pembaca.


SURAH AL-FATIHAH (Pembukaan)

Barangsiapa membacanya sebanyak 41 kali diantara sembahyang sunatnya, nescaya permintaannya di perkenankan, jika sakit lekas sembuh dan nescaya dikasihi oleh makhluk dan ditakuti oleh musuh. Barangsiapa membaca 20 kali sesudah tiap-tiap sembahyang fardhu, nescaya rezkinya dilapangkan oleh Tuhan dan bertambah baik keadaannya, serta bercahaya rohaninya.

AYAT AL-KURSI (Kekuasaan Allah)

Barangsiapa membacanya sekali selepas setiap sembahyang fardhu, nescaya terpelihara dari tipudaya dan ganguan syaitan. Dengan membacanya, seorang yang miskin akan menjadi kaya, dan jika dibaca ketika hendak tidur nescaya akan terselamat dari kecurian, kebakaran dan kekaraman. Barangsiapa sentiasa membaca ayat Al-Kursi, nescaya Allah akan kurniakan kepada ahli rumahnya kebaikan yang tidak terhitung banyaknya.

Barangsiapa berwudhuk lalu membaca nya sekali, nescaya Allah akan meninggikan darjatnya setinggi 40 darjat dan Allah akan mendatangkan para malaikat menurut bilangan hurufnya, seraya berdoa untuk sipembaca sehinggalah ke hari Qiamat. Dan tersebut di dalam hadith yang lain: 
   Barangsiapamembacanya ketika hendak tidur, nescaya Allah akan membuka pintu rahmat baginya hingga kesubuh, dan mengurniakan kota nur menurut bilangan rambut dibadannya. Jika sipembacanya meninggal dunia pada malam itu, ia dikira mati syahid (kecil).

Hadith yang lain mengatakan:
  Barangsiapa membacanya selepas setiap sembahyang fardhu, nescaya akan terpelihara dari kekerasan malakul-maut, dan Allah sendiri yang mencabut rohnya, dan dia akan dibangkitkan bersama para Mujahid yang berjihad beserta para Anbiya hingga ia gugur mati Syahid.

 Imam Jaafar Shadiq r.a.mengatakan:
   Barangsiapa membaca sekali, nescaya Allah akan menghindar darinya 1,000 kesukaran duniawi, yang terkecil sekali ialah kemiskinan dan kepapaan, dan 1,000 kesukaran ukhrawi, yang terkecil sekali ialah azab neraka.

SURAH AL-BAQARAH (Sapi Betina)

Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surah ini (Amanarrasulu) sebelum tidur, ia akan terselamat dari segala bala bencana dan mara bahaya.

SURAH ALI-IMRAN (Keluarga Imran)

Barangsiapa membaca tiga ayat yang pertama dari surah ini, nescaya ia akan mencapai kesihatan dari segala penyakit dan terselamat dari gangguan jin.

SURAH AN-NISSA’ (Perempuan)

Barangsiapa yang membaca ayat yang ke 75 dari surah ini, nescaya ia akan terselamat dari kejahatan para penjahat.

SURAH AL-MAIDAH (Hidangan)

Barang siapa membaca ayat yang ke 7 dari surah ini, sebanyak yang mungkin selama 3 hari berturut -turut, insya Allah akan terselamat dari was-was semasa wudhu dan sembahyang. Barang siapa membaca ayat 89 hingga ayat 101 dari surah ini, keatas air lalu diberi minum kepada orang yang bercakap dusta, nescaya ia tidak akan bercakap dusta lagi.

SURAH AL-AN’AM (Binatang Ternak)

Barang siapa membacanya sebanyak 7 kali, nescaya akan terhindar dari segala bala bencana. Jika ayat 63 dan 64 dari surah ini, dibaca oleh penumpang kapal, ia akan terselamat dari karam dan tenggelam.

SURAH AL-A’RAAF (Benteng Tinggi)

Barang kali membaca ayat 23 dari surah ini, selepas tiap-tiap sembahyang fardhu, lalu beristighfar kepada Allah, nescaya akan terampun segala dosanya. Barang siapa membaca ayat 47 dari surah ini, ia akan terpelihara dari kekacauan para penzalim serta ia akan mendapat rahmat Allah.

SURAH AL- ANFAL (Rampasan)

Barang siapa membaca ayat 62 dan 63 dari surah ini, nescaya dia akan  di cintai dan dihormati oleh sekalian manusia.

SURAH AL-BARAAH (AT-TAUBAH) (Pemutus perhubungan)

Barangsiapa membacanya, nescaya akan terselamat dari kemunafiqan dan akan mencapai hakikat iman. Barang siapa membaca ayat 111 dari surah ini,  dikedai atau ditempat-tempat perniagaan, nescaya akan maju perniagaannya itu.

SURAH YUNUS (Yunus)

Barangsiapa membaca ayat 31dari surah ini, keatas  perempuan yang hamil, nescaya ia melahirkan anak dalam kandungannya itu dengan selamat. Barangsiapa membaca ayat 64 dari surah ini, nescaya ia akan terhindar dari mimpi-mimpi yang buruk dan mengigau.

SURAH AL-HUD (Hud)

Barang siapa membacanya, nescaya ia akan mendapat kekuatan dan kehebatan serta ketenangan dan ketenteraman jiwa. Barang siapa membaca ayat 56 dari surah ini, pada setiap masa, nescaya ia akan terselamat dari gangguan manusia yang jahat dan binatang yang liar. Barang siapa membaca ayat 112 dari surah ini, sebanyak 11 Kali selepas tiap-tiap sembahyang, nescaya akan mencapai ketetapan hati.

SURAH YUSUF (Yusuf)

Barang siapa membacanya, akan  di murahkan rezekinya dan diberikan kemuliaan kepadanya. Barang siapa membaca ayat 64 dari surah ini, ia akan terhindar dari kepahitan dan kesukaran hidup. Barang siapa membaca ayat 68 dari surah ini, nescaya Allah akan mengurniakan kesalehan kepada anak-anaknya.

SURAH AR-RA’D (Petir)

Barang siapa membaca ayat 13 dari surah ini, ia akan terselamat dari petir. Dan barangsiapa membaca ayat 28 dari surah ini, nescaya penyakit jantungnya akan sembuh.

SURAH IBRAHIM (Ibrahim)

Barang siapa membaca ayat-ayat 32 hingga 34 dari surah ini, nescaya anak-anaknya akan  terhindar dari perbuatan-perbuatan syirik dan bida’ah.

SURAH AL-HIJ’R (Batu Gunung)

Barang siapa membaca 3 ayat yang terakhir dari surah ini, ke atas perempuan yang selalu anak kandungannya gugur, nescaya anak kandungannya itu akan  terselamat, dari gugurnya.

SURAH BANI ISRAIL (anak-anak Israil)

Barang siapa membacanya ke atas air, lalu diberi minum kepada orang yang bercakap gagap insya Allah akan hilang gagapnya itu. Barang siapa membaca ayat 80 dari surah ini, ketika ia pulang dari perjalanan, nescaya dia akan dimuliakan dan dihormati oleh orang-orang yang setempat dengannya.

SURAH AL-KAHF (Gua)

Barang siapa membacanya, akan terhindar dari kemiskinan dan kepapaan. Barang siapa membacanya pada malam Jumaat, nescaya dia akan mendapat rezeki yang murah.

SURAH MARYAM (Maryam)

Barang siapa membacanya, nescaya akanmendapat kejayaan di dunia dan di akhirat.

SURAH THAAHAA(Hai Manusia)
Barang siapa membacanya, nescaya Allah akan mengurniakan kepadanya ilmu pengetahuan dan akan tercapai segala maksudnya. Barang siapa membaca ayat-ayat 25 hingga 28 sebanyak 21 kali, tiap-tiap hari selepas sembahyang subuh nescaya otaknya akan cerdas dan akalnya akan sempurna.

SURAH AL ANBIYA (Nabi-Nabi)

Barang siapa membaca ayat 83 dari surah ini, nescaya dia akan mendapat sebesar-besar pangkat di sisi Allah s.w.t .

SURAH AL-HAJ (Haji)

Barang siapa membacanya, Allah akan membinasakan musuh-musuhnya.

SURAH AL-MU’MINUN (Orang-orang Mukmin)
Barang siapa membacanya ke atas air, lalu diberi minum kepada orang yang selalu minum minuman keras, nescayadia tidak akan meminumnya lagi. Barang siapa membaca ayat 28 dari surah ini, nescaya perahunya akan terselamat daripada karam dan rumahnya akan terselamat dari kecurian dan serangan musuh.

SURAH AN-NUUR (Cahaya)

Barang siapa membacanya, nescaya iaakan terhindar dari mimpi-mimpi yang buruk. Barang siapa membaca ayat 35 dari surah ini, pada hari Jumaat sebelum sembahyang Asar, nescaya dia akan disegani oleh orang ramai.

SURAH AL-FURQAN (Pembaca)

Barang siapa membacanya sebanyak 3 kali keatas air yang bersih, lalu air itu dipercikkan di dalam rumah, nescaya rumah itu akan terselamat dari gangguan binatang-binatang yang liar dan ular-ular yang bisa.

SURAH ASY-SYU A’RA (Ahli-ahli Syair)
Barang siapa membaca ayat 130 dari surah ini, sebanyak 7 kali dengan senafas ke atas orang-orang yang digigit oleh binatang-binatang yang berbisa nescaya akan hilang bisa-bisa itu.

SURAH AN-NAML (Semut)

Barang siapa membacanya nescaya nikmat-nikmat Allah akan kekal kepadanya.

SURAH AL-QA-SHASH (Cerita)
Barang siapa membacanya ke atas pekerja-pekerjanya, nescaya mereka tidak akan mencuri dan mengkhianat.

Barang siapa membaca ayat-ayat 51 hingga 55 dari surah ini, nescaya otaknya akan cergas, akalnya akan sempurna dan budi pekertinya akan halus.

SURAH AL-ANKABUT (Labah-labah)

Barang siapa membacanya, nescaya demamnya akansembuh. Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari gelisah dan keluh kesah.

SURAH AR-RUM (Rum)
Barang siapa membacanya, nescaya Allah akan membinasakan orang yang hendak menzaliminya.

SURAH LUQMAN (Luqman)

Barang siapa membacanya, nescaya iaakan terhindar dari segala-gala penyakit terutama dari penyakit-penyakit perut. Barang siapa membaca ayat31 dari surah ini, nescaya akan  terselamat dari bencana banjir.

SURAH AS-SAJ DAH (Sujud)
Barang siapa membaca ayat-ayat 7 hingga 9 dari surah ini, ke atas kanak-kanak yang baru lahir, nescaya ia akan terhindar dari segala-gala penyakit ruhani dan jasmani.

SURAH AL-AHZAB (Golongan-golongan)
Barang siapa membaca ayat-ayat 45 hingga 48 dari surah ini, nescaya iaakan mendapat kemuliaan dan kehormatan sejati. Dan barang siapa membaca ayat-ayat 60 hingga 66 dari surah ini, nescaya Allah akanmembinasakan musuh-musuhnya.

SURAH SABA’ (Saba’)

Dengan membacanya, terselamatlah ia dari segala-gala bala bencana, terutamanya dari rosaknya tanam-tanaman.

SURAH FAATHIR (Pencipta)

Barang siapa membaca ayat-ayat 29 dan 30, nescaya Allah Akan memberkati perniagaannya.

SURAH YAASIIN (Hai Manusia)

Nabi kita Muhammad s.a.w bersabda :”Tiap-tiap sesuatu mempunyai hati dan hati Al-Quran ialah surah Yaasiin.”

Yaasiin kerana Allah, nescaya akan terampun segala-gala dosanya kecuali dosa syirik..”Dalam satu hadith yang lain Baginda s.a.w bersabda: 
“Hendaklah kamu membaca surah Yaasiin ke atas pesakit-pesakitmu yang menghadapi sakaratul-maut, nescaya Allah s.w.t akan meringankan kekerasan sakaratul-maut itu.”
 Dalam satu hadith yang lain pula Baginda s.a.w bersabda:
 "Aku ingin benar, agar surah Yaasiin ini dihafaz oleh tiap-tiap umatku.”
 Barang siapa membacanya sebanyak 41 kali, pasti akan tercapai segala hajat dan cita-citanya. Barang siapa membacanya sebanyak 21 kali pada malam Jumaat, lalu berdoa istghfar untuk kedua ibu bapanya, nescaya dosa kedua ibu bapanya akan diampunkan oleh Tuhan. 
Barang siapa membaca sekali ketika membuka kedai atau perniagaan, nescaya akan maju perniagaannya itu. 
Barang siapa membacanya sekali pada awal malam, andaikata ia matipada malam itu, mesti ia mati syahid (kecil).
 Barang siapa membacanya sekali selepas tiap-tiap sembahyang Jumaat, nescaya ia akan
diselamatkan dari siksa kubur. Jika dibacanya oleh seorang askar, ketika ia hendak turun kemedan peperangan, Allah akan mengurniakan kepadanya keberanian dan kegagahan, serta naiklah ketakutan pada musuh-musuhnya.
 Hikmat-hikmat dan khasiat-khasiat surah Yaasiin ini banyak benar didapati di dalam kitab-kitab hadith tetapi cukuplah setakat ini untuk diamal oleh anda sekalian.

SURAH ASH-SHAAFFAAT (Yang Berbaris)

Barang siapa membacanya, insya Allah in akan terpelihara daripada gangguan jin.

SURAH SHAAD (Shaad)

Dengan membaca ayat 42 dari surah ini, nescaya akan mendapat kebahagian sejati.”Berdoalah kepadaKu, nanti Aku perkenankan permintaanmu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan dirinya dari menyembah Aku, mereka akan masuk neraka jahannam dengan hina.”

sumber: hikmatun

Monday, August 27, 2012

Ahli Fizik Masuk Islam Kaji Matahari Terbit Di Barat

Lepas satu, satu, bukti menunjukkan kebenaran al Quran dan Islam. Apakah kita masih mahu menolak atau tidak mahu ambil peduli tentang isi kandung al Quran? Dan seterusnya meyakini dan mengikut segala pedoman dan petunjuk yang ada dalam al Quran?
Kita ikuti satu lagi bukti kebenaran al Quran......



Perkembangan Islam di Ukraine yang pesat menyaksikan hampir setiap dua minggu terdapat rakyat asal Ukraine samada lelaki atau wanita memeluk agama Islam di Pusat Islam Kyiv. Tetapi kejadian berikut ada kelainan apabila pusat tersebut didatangi oleh saintis Ukraine bernama Dimitry Boliakov. Beliau seorang saintis muda yang tekun dalam kajian bidang fiziknya. Beliau memasuki masjid di pusat tersebut ditemani bersama seorang ahli yang aktif di pusat tersebut.




Pusat Islam Kyiv

Selepas Imam menyampaikan kuliah biasanya di masjid tersebut dan kemudiannya diikuti dengan majlis lafaz syahadah oleh saudara Dimitry. Apakah kelainan perisytiharan syahadah kali ini berbanding dengan yang lain sebelumnya. Ketika inilah Dimitry mula menjelaskan perjalanannya menuju keimanan terhadap Islam. Dia menyatakan kemasukannya didalam Islam ialah hasil dari kajian sains terutamanya dalam fizik yang menjadi pengkhususannya. Sidang jemaah dengan penuh khusyuk dan tanda tanya bagaimana kajian fizik yang beliau jalankan dapat membawanya memeluk Islam.



Majlis Lafaz Syahadah Saudara Dimitry

Dimitry mula menerangkan bahawa ia menjalankan kajiannya bersama sepasukan saintis yang berwibawa dalam bidang kajian Vacuum Physics dibawah kelolaan Prof Nikolay Kosinikov yang merupakan pelopor dalam bidang tersebut. Dia menyatakan mereka membuat ujikaji terhadap sebuah globe bagi mengesahkan teori terbaru yang menjelaskan tentang putaran bumi dipaksinya, dan mereka berjaya mengukuhkan teori itu.


Akan tetapi Dimitry mengetahui terdapat riwayat dalam sebuah hadis dari nabi saw yang diketahui umat Islam, bahkan termasuk dalam asas akidah mereka. Hadis ini mengukuhkan lagi tentang kajian yang telah dibuatnya. Dimitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini, yang terdapat lebih dari 1.400 tahun yang lalu hanya mungkin didapati dari Tuhan yang mencipta alam ini sendiri.


Teori yang dikemukan oleh Prof. Kosinov merupakan teori yang paling baru dalam menjelaskan fenomena perputaran bumi pada paksinya. Kumpulan pengkaji ini menyediakan sebuah sampel berupa globe yang diisi penuh dengan cairan dari logam, kemudiannya mengenakannya dengan medan magnet yang terhasil dari electrode akibat caj dua elektronik. Iaitu proses aliran arus letrik DC melalui electrode yang menghasilkan medan magnet kemudiaanya menyebabkan globe diisi cairan logam itu berputar pada paksinya. Fenomena ini dinamakan “electo-magno-dynamic phenomenon”. Gerak ini pada asanya menjadi aktivitas perputaran bumi pada paksinya.


Realitinya di alam ini, daya matahari merupakan “kekuatan penggerak” yang melahirkan medan magnet yang mendorong bumi untuk berputar pada paksinya. Kemudian gerak putaran bumi ini samada cepat atau lambatnya seiring dengan daya kekuatan daya matahari. Atas dasar ini pula bergantung kedudukan arah kutub utara dan juga kearah manakah kedudukan tersebut.


Telah didapati bahawa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun.


Bahkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak. Ini berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Artinya bahwa “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itu matahari akan terbit (keluar) dari Barat.


Ilmu pengetahuan dan maklumat seperti ini tidak didapati Dimitry dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil kajian dan uikaji makmal yang dijalankan. Ketika dia meneliti berbagai-bagai kitab agama lain, ia tidak mendapatkan satupun petunjuk kepada maklumat tersebut selain dari Islam.


Ia mendapati maklumat tersebut dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahawa Rasulullah saw bersabda,” “Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah)


Matahari terbit dari Barat akan terjadi selama satu hari saja, kemudian tertutuplah pintu taubat. Setelah itu, gerakanmatahari pun akan kembali seperti sebelumnya terbit dari timur sampai terjadinya kiamat. Saintis NASA juga mengesahkan fenomena ini seperti dalam artikel dibawah.





Dari Ibn ‘Abbas, “Maka Ubai bin Ka’ab berkata: “Maka bagaimana jadinya matahari dan manusia setelah itu?” Rasulullah menjawab: “Matahari akan tetap menyinarkan cahayanya dan akan terbit sebagaimana terbit sebelumnya, dan orang-orang akan menghadapi (tugas-tugas) dunia mereka, apabila kuda seorang laki-laki melahirkan anaknya, maka ia tidak akan dapat menunggang kuda tersebut sampai terjadinya kiamat.” (Fathul Baari, Kitaburriqaq, Juz 11, Thulu’issyamsi Min Maghribiha).


Sumber;
http://thequranmiracles.canalblog.com/archives/embracing_islam/p10-0.html

Wednesday, August 15, 2012

BAGAIMANA ISLAM DIKATAKAN AGAMA DAMAI, SEDANGKAN IA DISEBARKAN MELALUI PEDANG?



Banyak kritikan  non-muslim tentang Islam,bahawa Islam tidak akan memiliki jutaan penganut diseluruh dunia,  sekiranya ia tidak tidak disebarkan menggunakan kekerasan. Fakta2 berikut akan menjawab bahwa selain disebarkan dengan pedang, kekuatan kebenaran,nalar dan logikalah yang menyebabkan penyebaran Islam semakin pesat.

ISLAM BERERTI DAMAI

Islam berasal dari kata salam yang ertinya damai. Selain itu juga bererti penyerahan kehendak kepada Allah.  Dengan demikian Islam adalah agama kedamaian yang diperolehi dengan menyerahkan kehendak seseorang kepada kehendak  Allah SWT.



TERKADANG KEKERASAN HARUS DIGUNAKAN UNTUK MEMELIHARA KEDAMAIAN.

Tidak semua orang didunia ini mendukung perdamaian.  Ada banyak orang yang akan merosak perdamaian demi kepentingan nya sendiri.  Adakalanya kekerasan harus digunakan untuk memelihara kedamaian.  Persisnya dalam ulasan ini kita punya polisi menggunakan kekerasan terhadap para penjahat guna untuk memberikan kedamaian kepada masyarakat dalam suatu negara.  Islam menjunjung perdamaian. Pada saat yang sama, Islam mendesak para pengikutnya untuk melawan penindasan dimanapun berada.  Perlawanan terhadap penindasan terkadang menghendaki menggunakan kekerasan  .Dalam Islam kekerasan hanya dibolehkan dipakai untuk menjunjung kedamaian dan keadilan.

PENDAPAT SEJARAWAN DE LACY O'LEARY

Jawaban terbaik terhadap kekeliruan pandangan bahwa Islam disebarkan dengan pedang diberikan oleh sejarawan terkemuka DE LACY O'LEARY dalam "Islam at the cross road".
Sejarah menjelaskan, katanya,  bagaimanapun juga lagenda tentang orang orang Islam fanatik menyapu dunia dan memaksakan Islam sampai menggunakan pedang atas bangsa-bangsa yang ditaklukkan adalah mitos luar biasa fantastis yang pernah di ulang ulang para sejarawan.

KAUM MUSLIMIN PERNAH MEMERINTAH SEPANYOL SELAMA 800 TAHUN
Kaum muslimin pernah memerintah Sepanyol selama lapan ratus tahun.  Kaum muslimin di Sepanyol tidak pernah menggunakan pedang untuk memaksa orang pindah agama.  Setelah itu kaum salibis datang ke Sepanyol dan menyapu bersih kaum muslimin.

14 JUTA ORANG ARAB ADALAH KRISTIAN KOPTIK


Kaum Muslimin adalah prnguasa  tanah  Arab selama  1400 tahun .Selama beberapa tahun Inggeris berkuasa dan beberapa tahun juga Perancis berkuasa.  Secara keseluruhan,  kaum muslimin yang berkuasa ditanah Arab selama 1400 tahun. Namun saat ini ada 14 juta kristian  koptik ditanah Arab selama ratusan generasi.  Apabila orang Arab menggunakan pedang tentu tidak ada orang Arab yg beragama kristian.

ADA 80%+ NON MUSLIM DI INDIA

Kaum muslimin memerintah India selama sekitar seribu tahun. Kalau saja kaum muslimin mau,  mereka punya kekuatan untuk memaksa penduduk India masuk dalam agama Islam pada saat itu, mengingat kaum muslimin pernah berkuasa selama lebih seribu tahun di India.  Tapi fakta berbicara lain,  lebih dari 80% persen penduduk di India adalah non muslim. Semua masyarakat India adalah saksi bahwa Islam disebarkan bukanlah dengan menggunakan pedang.

INDONESIA DAN MALAYSIA

Indonesia  adalah negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia dan majoriti  dari penduduk Malaysia adalah beragama Islam. Orang boleh bertanya pasukan muslim mana yang menyerbu Indonesia dan Malaysia?

PESISIR TIMUR AFRIKA

Islam juga menyebar pesat di pesisir timur Afrika.  Orang boleh bertanya lagi jika Islam disebarkan dengan menggunakan pedang, maka pasukan muslim yang mana yang menyerbu pesisir timur Afrika?

PENDAPAT THOMAS CARLYLE

SEJARAWAN THOMAS CRLYLE dalam bukunya  'Heroes and Hero Worshop'  menunjukkan pada  miskonsepsi tentang penyebaran Islam.  Memang dengan pedang,  tapi darimana anda meraih pedang?  Setiap fikiran  baru, pada awalnya pastilah fikiran minoriti yang ada dalam kepala satu orang saja. Disitulah fikiran  itu bersemayam. Hanya satu orang saja di atas dunia ini mempercayai dan ia harus melawan fikiran  banyak orang. Bahawa ia menghunus sebilah pedang dan berusaha menyebarkan hal itu. Hal itu tak banyak gunanya  bagi dia.  Anda harus meraih pedang anda! Pada umumnya, sesuatu akan menyebarkan diri sebolehnya.

TIDAK ADA PAKSAAN DALAM AGAMA

Dari pandangan yang mana Islam di sebarkan?  Sekalipun kaum muslimin punya pedang,  mereka tidak boleh  serta merta menggunakan pedang itu kerana Allah SWT berfirman dalam al-quran: Tidak ada paksaan untuk(memasuki )agama (Islam), sesungguhnya telah jelas jalan  yang benar dari pada jalan yang sesat...."al-Baqarah:256)

PEDANG INTELEKTUAL

Inilah pedang pengetahuan .Pedang yang menaklukkan hati dan fikiran orang.  Dalam al-Quran Allah berfirman dalam surah an-Nahl 125:
 " Ajaklah kejalan rabmu dengan hikmah dan pelajaran baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik...."

AGAMA DENGAN PENINGKATAN TERTINGGI DI DUNIA

Sebuah artikel dalam Reader's Digest 'almanac' tahun 1986, menyampaikan data statistik tentang peningkatan presentase agama agama di dunia pertengahan abad, iaitu dari 1934 hingga 1984. Artikel ini juga dimuat dalam majalah the Plaint Truth. Dalam artikel tersebut Islam menduduki tempat teratas dengan peningkatan 235%, sedangkan kristian hanya 47%. 
Seseorang mungkin bertanya, perang mana yang terjadi pada abad ini yang membuat orang masuk Islam?

ISLAM ADALAH AGAMA YANG PALING CEPAT BERKEMBANG DI EROPAH DAN AMERIKA

 
Abdul Rahim Green




Khalid Kelly


Saat ini, agama yang paling cepat berkembang di Amerika dan Eropah adalah agama Islam,  dan begitu juga agama Islam paling pesat berkembang di sekitar  Eropah.  Pedang mana yang memaksa mereka untuk menerima Islam dalam jumlah sebesar itu?

Analisis Dr. Joseph Adam  Pearson

Dr. Joseph Adam benar ketika mengatakan,  orang-orang khuatir bahawa senjata nuklier suatu saat jatuh ketangan orang  Arab, mereka tidak tahu, bahwa bom Islam sudah dijatuhkan.  Bom itu jatuh ke
tika Nabi Muhammad s.a.w  dilahirkan.

sumber:  zilzaal

Tuesday, August 14, 2012

KERAJAAN BERMARUAH TAK AKAN BIAR GELAR ' KAFIR HARBI'

 

Mufti Perlis Dr Juanda Jaya berpendapat bahawa kerajaan yang bermaruah tidak akan membiarkan pihak yang mencabar kuasa mereka seperti tindakan mengisytiharkan perang dengan menggelar golongan tertentu sebagai "kafir harbi".

Katanya, pandangan bahawa haram bagi umat Islam menyokong DAP yang diutarakan guru pondok, Abdullah Sa'amah itu juga merupakan pendapat "ketinggalan zaman dan bersifat kebudak-budakan".



Pandangan Abdullah, yang turut menggelarkan DAP sebagai "kafir harbi" itu mencetus kontroversi apabila ditonjolkan melalui laporan Utusan Malaysia minggu lalu.

Juanda berkata, sikap "meraikan dan memberi ruang kepada pandangan ekstrem dan anti-demokrasi" seperti itu merupakan satu perkara yang amat mendukacitakan.

Berikut adalah wawancara dengan Dr Juanda Jaya yang dijalankan melalui emel:

Malaysiakini: Apa pandangan Dr berhubung pandangan Abdullah Sa'amah bahawa haram kepada umat Islam menyokong DAP? Apakah hujah yang digunakan berasas dan apakah pula kesan pandangan sebegini kepada masyarakat?

Dr Juanda: Saya rasa pandangan pelik sebegini tidak wajar diraikan. Dalam negara yang berperlembagaan, ada undang undang, mengamalkan demokrasi, juga negara yang memperakui kebebasan beragama oleh mana mana pengikut agama, maka pandangan pelik sebegini tidak sewajarnya diraikan.

Ini pandangan orang yang ketinggalan zaman dan bersifat kebudak-budakan. Barangkali pandangan ekstrem sebegini muncul akibat sikap ekstrem pihak lain yang melingkari keadaan masing masing. Namun jika ada pihak yang mahu meraikan dan memberikan ruang kepada pandangan ekstrem dan anti demokrasi serta sukakan perbalahan dan pergaduhan di dalam sebuah negara yang aman damai seperti Malaysia ini, maka ia adalah suatu sikap yang amat mendukacitakan.


Ia adalah sikap yang anti-perlembagaan negara dan anti-demokrasi yang diakui oleh undang-undang. Sikap sebegini tidak wajar wujud pada seorang Muslim dan rakyat Malaysia.

Kalau nak marah kepada bukan Islam sekalipun, sikap isytihar perang adalah sikap yang amat tidak cerdik. Ini dinamakan mahu ambil alih tugas kerajaan dan pemerintah yang sah. Sikap mahu melabelkan pihak tertentu layak diperangi adalah mencabar kuasa pemerintah yang sah. Ulil amri yang ada maruah diri sepatutnya mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang cuba secara terang terangan mahu mengambil alih tugas mereka yang sah di sisi undang-undang dan agama.

Sepatutnya orang Islam meletakkan diri sebagai umat dakwah, yakni sentiasa berusaha mendakwahkan bukan Islam untuk memahami Islam secara lebih baik dengan bertunjangkan al-Quran dan al-Hadis. Islam tidak kasar dan suka bergaduh dengan bukan Islam. Soal hidayah urusan Allah. Kita yang wajib berdakwah, bukan bergaduh. Ini umat Islam yang sebenar. Sikap suka bergaduh dan mirip teroris seperti ini bukan sikap umat Islam yang meletakkan dakwah dan penyampaian agama secara berhikmah sebagai satu keutamaan. Imej Islam boleh tercalar oleh mereka yang ekstrem sebegini.

Malaysiakini: Bagaimana pandangan ini harus ditangani oleh pelbagai pihak, termasuk masyarakat, pihak berkuasa agama dan kerajaan?

Dr Juanda: Saya syorkan jika pihak berkuasa mahu menerima pandangan pelik sebegini, maka suatu kajian dan peraturan baru perlu diperkenalkan terutama berkaitan dengan kewarganegaraan dan berparti politik. Soal bernegara dalam Islam adalah amat dinamik dan berkembang menurut zaman. Sistem kependudukan zaman Nabi dan sahabat ribuan tahun lalu pasti berbeza dengan apa yang wujud pada hari ini dalam sistem nation state. Hak demokrasi dan berpolitik juga adalah suatu hak yang diakui oleh Islam. Oleh itu, jika pihak berkuasa mahu menerima pandangan pelik sebegini, maka ubahlah sistem yang ada. Tapi saya percaya, rakyat majoriti tidak akan menerima perubahan terhadap sistem yang sudah utuh ini buat masa ini.

Negara sejak merdeka sudah menerima sistem memberikan kewarganegaraan kepada penduduk asal dan mereka yang layak yang telah datang ke Malaysia sebelum dan selepas merdeka. Ini sistem yang telah utuh. Ini juga menunjukkan setiap mereka yang menerima Malaysia sebagai negara mereka adalah mereka yang akur kepada segala perjanjian dan peraturan menjadi rakyat negara ini.

Orang Islam yang menerima syarat dan perjanjian ini terikat kepada isi perjanjian yang telah dimeterai. Ia suatu kewajipan yang mesti dipenuhi. Nabi SAW bersabda yang maksudnya: Orang orang beriman itu terikat dengan syarat-syarat perjanjian yang mereka telah persetujui, kecuali perjanjian yang menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.

Bahkan mereka yang terima perjanjian ini adalah orang-orang zimmi yang Nabi SAW perintahkan umat Islam untuk melindungi mereka dan memberikan hak-hak kepada mereka. Ini perintah Nabi SAW.

Malaysiakini:  Bagaimana sikap politik yang harus diambil oleh umat Islam dalam suasana demokrasi dan kepelbagaian kaum di negara ini?

Dr Juanda: Saya ingin menarik perhatian ummat Islam terhadap Hadis Abu Bakrah seperti yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Muslim mengenai kesaksian palsu atau syahadtuz zur:

Maksudnya; Daripada Abi Bakrah katanya, Rasulullah SAW bersabda: Mahukah kamu semua jika aku beritahukan tentang sebesar-besar dosa besar? Kami menjawab: Sudah tentu (kami mahu) wahai Rasulullah. Baginda bersabda: Menyekutukan (syirik) Allah dan menderhakai kedua ibu bapa dan berkata dusta (palsu). Pada masa itu baginda sedang bersandar lalu baginda duduk dan bersabda: Ingatlah (juga dosa yang sangat besar ialah) perkataan palsu dan kesaksian palsu. Baginda tidak henti-henti mengulanginya sehinggalah kami berkata: Alangkah baik kalau baginda berhenti (diam dan tidak mengulanginya lagi). Hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

Hadis ini amat relevan dalam kehidupan berdemokrasi di dalam negara kita pada hari ini – di mana sistem demokrasi diterima dan kepelbagaian adalah suatu realiti yang tidak dapat dielakkan. Memahami rangka demokrasi yang positif dan kepelbagaian yang merupakan realiti amat penting agar kehidupan bernegara akan terus berada dalam keadaan rukun dan damai.

Sistem dan realiti ini sudah wujud separuh abad di Malaysia dan terbukti apabila sistem ini dihormati, negara aman damai. Jelasnya, jika semua pihak jujur dalam berpolitik maka kebenaran dan kejujuran yang akan berjaya. Rakyat mesti difahamkan terutama umat Islam, proses membina negara adalah tugasan semua pihak. Ia bukan hanya kerja orang politik sahaja. Semua wajib terlibat dengan politik walaupun bukan mesti mereka masuk dalam mana-mana parti politik. Semua juga wajib memilih dan mengundi mereka yang benar benar layak untuk memegang tampuk kepimpinan, sebab kesilapan pemilihan akan membawa bahana kepada negara.

Dalam bahasa yang mudah, dukunglah pihak yang membawa agenda yang menepati kehendak agama dan membawa kestabilan negara, juga pangkahlah calon yang benar benar layak, ada sifat al-quwwah (kekuatan) dan al-amanah. Jika didukung pihak yang tidak membawa agenda untuk kemakmuran agama dan negara maka itu adalah kesaksian palsu yang diharamkan oleh islam.

Demikian juga, jika dipangkah individu yang tidak layak menjadi pemimpin, maka itu juga adalah kesaksian palsu yang diharamkan oleh agama, yang merupakan suatu dosa besar yang paling besar. Kesedaran bahawa kehidupan politik dalam bernegara adalah termasuk urusan agama amat dituntut dpd umat Islam di Malaysia

Wawancara dijalankan oleh Jimadie Shah Othman.

sumber: malaysiakini.com

Saturday, August 4, 2012

Daniel Streich, Pembenci Masjid ....Akhirnya Bersujud


Daniel Streich, anggota Parti Rakyat Swiss (SVP) menjadi sosok terkenal. Bukan saja awalnya dia sangat menentang keras pembangunan masjid di negaranya, melainkan dirinya secara mengejutkan berpindah haluan menjadi seorang Muslim.

Laman web islamicbulettin.com melaporkan Streich penganut kristian yang  taat. Dia dibesarkan dengan ajaran Kristian dan semasa kecil pernah bercita-cita menjadi paderi . Namun ketika remaja niatnya berubah. Ia mulai gemar berpolitik dan tanpa ragu terjun langsung menjadi anggota parti ternama di Swiss.



SVP bukan parti  sembarangan. Di dalamnya terdiri dari cendekiawan, ilmuwan, pelajar, dan pegiat bukan dari kalangan Muslim. Partai ini menjadi penentang nombor wahid penyebaran Islam di Swiss. Dan Streich adalah sosok yang paling vokal menyerukan penutupan masjid di seantero Negeri Coklat ini.

Streich mempropagandakan anti-Islam ke seluruh negaranya. Ia menaburkan benih-benih kemarahan dan cemohan bagi umat Islam di Swiss. Ia merasa mimbar dan kubah masjid tidak cocok dengan budaya negara itu. Ia juga menuding Islam sebagai agama teroris, pembuat onar, dan kekerasan.

Dalam usahanya menyingkirkan Islam dari Swiss, lelaki ini malah mempelajari Al-Qur’an dan Islam. Ia berharap dengan memahami ajaran Nabi Muhammad itu, dia mampu meruntuhkan iman kaum Muslimin. Yang terjadi, ia malah terpesona dengan ajaran rahmatan lil ‘alamin ini.

Semakin jauh Streich belajar Islam, semakin tenggelam dia dalam keindahan ad-Din samawi itu. “Banyak perbezaan saya dapatkan ketika mempelajari Islam. Ajaran Islam memberikan saya jawaban logik atas pertanyaan hidup penting, dan tidak saya temukan di agama saya,” katanya.

Presiden Organisasi Konferensi Islam (OKI) Abdul Majid Aldai mengatakan, orang Eropah sebenarnya memiliki keinginan besar mengetahui Islam dan hubungan antara Islam dengan terorisme, sama halnya dengan Streich.

'Semoga lebih ramai lagi yang akan terbuka pintu hatinya kepada Islam....'

sumber: zilzaal

Wednesday, August 1, 2012

ULAMA ALLEPO GUGUR DI MEDAN JIHAD SYRIA....


Syeikh Qasurah al Halabi

Bumi jihad di Syria kembali memanggil putra-putra terbaik umat Islam. Seorang ulama dan khatib masjid kembali gugur dalam pertempuran beberapa hari terakhir melawan militer regim Syria di daerah Alepo.

Syaikh Qasurah Al-Halabi, seorang ulama dan khatib di Masjid Jami’ Shalahuddin, kampung Shalahuddin daerah  Alepo. Syaikh adalah ulama yang lantang menyuarakan yang benar dan termasuk perintis seruan jihad Islam di daerah Alepo.

Sebelumnya telah diberitakan Syaikh Al-Halabi memberikan khutbah di atas mimbar Masjid Shalahuddin, pada 1 Ramadhan 1433 H bertepatan dengan 20 Julai 2012 M, dimana saat itu Syaikh berkhutbah tentang Jihad dan Khilafah. Dengan gagah Syaikh mengacungkan senjata dan mengenakan pakaian  perang, mengobarkan semangat jihad kaum Muslimin. “Hayya ‘alal jihad, mari menuju jihad!’ Dalam khutbahnya, ayat-ayat dan hadits-hadits tentang jihad dibacakannya dengan penuh semangat dan penghayatan hingga isak tangisnya terdengar.

Pekikan Labbaika ya Allah Labbaika ya Allah, Allahu Akbar, Allahu Akbar bergemuruh dari seluruh penjuru Masjid Shalahuddin. Kami penuhi panggilan-Mu ya Allah, kami penuhi panggilan-Mu ya Allah! Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, kaum Muslimin bersemangat  memenuhi seruan jihadnya.
 Setelah itu, bersama regu Al-Izz bin Abdus Salam yang merupakan salah satu regu dalam brigade Ahrar Asy-Syam, Syaikh memimpin jihad kaum Muslimin di Alepo.

Serangan dahsyat militer regim Syria  beberapa hari terakhir dihadang dengan gagah berani oleh Mujahidin dari berbagai regu dan platun  yang bergabung dalam Brigade Ahrar Asy-Syam. Dalam pertempuran pada Ahad (29/7/2012), Allah berkenan memilih khatib yang lantang menyuarakan al-Haq itu sebagai salah seorang yang gugur dalam keadaan maju berperang pantang mundur. Semoga Allah menerima amalnya dan menempatkannya pada surga Firdaus yang tertinggi.

Allahu Akbar!
 Lagi, Syam (Syria) menjadi Ladang Jihad, tempat bertempurnya para pecinta Jihad melawan musuh-musuh Allah untuk menggapai Syahid di Jalan-NYA–dambaan dan cita-cita paling tinggi dalam kehidupan orang-orang beriman.

“Dan janganlah kamu mengatakan orang-orang yang gugur (terbunuh) di Jalan Allah itu telah mati. Bahkan sebenarnya (mereka) hidup (hidup di alam lain dengan mendapatkan kenikmatan dari Allah dan hanya Allah saja yang mengetahui bagaimana keadaan kehidupan di alam itu), tetapi kamu tidak menyadarinya,” (QS al-Baqarah: 154).


sumber:  zilzaal

Monday, July 30, 2012

MAKNA DI SEBALIK PERUBAHAN WARNA PADA WAKTU SOLAT




Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini kerana spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu ). Rahsia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, frekuensi otot, saraf dan tulang.



Tahukah anda bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu mempunyai resonansi yang sama dengan jin dan syaitan. Kita lebih baik untuk berada di dalam rumah pada waktu magrib ini.


1. Waktu Sholat Subuh

Jika diperhatikan , kalau waktu selepas subuh apalagi menjelang siang, warna langit itu (kalau cerah) berwarna biru yang diselingi dengan merah (orange) yang dihasilkan oleh sinar mentari yang sedang terbit.

Dalam islam tidur setelah subuh itu tidak  boleh kerana  akan ketinggalan rezki. Seperti Sabda Rasulullah:

"Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi harinya"

(HR. Abu Dawud no. 2606, Tirmidzi no. 1212, Ibnu Majah no. 2236, shahih

At-Targhiib waTarhiib no, 1693)

Selain itu, mengapa kita tidak dibenarkan tidur selepas subuh adalah kerana warna biru mempertenagakan kelenjar tyroid. Bila kelenjar tyroid kita lemah seseorang itu akan mengalami masalah kehausan sepanjang hari.

Pada waktu Subuh alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisma tubuh. Jadi warna biru muda atau waktu Subuh mempunyai rahsia yang berkaitan dengan rezki dan komunikasi. Mereka yang kerap tertinggal waktu Subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rezki.

Ini karena tenaga alam iaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang mesti berlaku dalam keadaan roh dan jasad dalam keadaan tidur dalam arti kata lain lebih baik terjaga daripada tidur. Disini juga dapat kita ambil hikmah untuk solat di awal waktu.

Bermulanya saat azan Subuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum. Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonansi pada waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat Subuhnya sebenar sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi.

2. Waktu Sholat Dzuhur

Ketika ini warna kuning mendominasi atmosfera. Mengurangi makan pada waktu kuning (siang hari) ialah amalan yang terbaik untuk menjaga supaya pemikiran menjadi kreatif, tajam, dan peka. Ini adalah mengapa kita amat digalakkan untuk melakukan puasa sunat  Isnin dan
Khamis untuk menggurangi beban kerja organ pencernaan.

Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Warna kuning ini mempunyai rahsia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang- ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya.
 


3. Waktu Sholat Ashar

Kemudian warna alam akan berubah kepada warna orange, iaitu masuknya waktu Ashar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovarium dan testis yang merangkumi sistem reproduktif.

Rahsia warna orange ialah kreativiti. Orang yang kerap tertinggal Asar akan hilang daya kreativitinya dan lebih malang lagi kalau di waktu Asar dipakai untuk  tidur.

4. Waktu Sholat Magrib

Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu ). Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, frekuensi otot, saraf dan tulang.

Tahukah anda bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu mempunyai resonansi yang sama dengan jin dan syaitan. Kita lebih baik untuk berada di dalam rumah pada waktu magrib ini.

5. Waktu Sholat Isya'

Apabila masuk waktu Isya', alam berubah ke warna merah dan seterusnya memasuki fasa kegelapan. Waktu Isya ini menyimpan rahsia ketenteraman dan kedamaian dimana frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak.

Mereka yang kerap ketinggalan Isya'nya akan selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang berada dalam kegelapan dan sebetulnya, inilah waktu tidur dalam Islam dimana keseluruhan sistem tubuh berada dalam keadaan relax / istirehat.


Semoga informasi ini dapat kita ambil perhatian dimana jikalau mereka yang non-muslim tau kelebihan ini, pastilah mereka akan mengakui kebenaran Islam....


sumber: zilzaal

Sunday, July 29, 2012

Wirid Menghilangkan Keletihan dan Melipat Bumi....


Mari kita berkongsi wirid untuk menghilangkan rasa keletihan dan melipat bumi. Wirid ini adalah salah satu daripada khazanah ilmu peninggalan Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani. Semoga bermanfaat kepada sesiapa yang ingin untuk mengamalkannya.....




sumber : sitik's blog

Tuesday, July 24, 2012

WASIAT SEPANJANG ZAMAN....


10 Wasiat Imam As-Syahid Hassan Al-Banna:

1) Dirikan solat apabila mendengar azan, walau apapun jua keadaan pada waktu itu.

2) Bacalah al-Quran, atau pelajari tafsirnya atau dengarlah bacaan orang lain, atau zikirlah kepada Allah, Jangan engkau gunakan sebahagian ruang waktumu untuk hal-hal yang tidak berfaedah.

3) Bercakaplah dengan bahasa Arab yang fasih, kerana ia termasuk dalam syi'ar Islam.

4) Jangan banyak berdebat dalam apa jua hal. Pertengkaran tidak akan mendatangkan sebarang kebaikan.

5) Jangan banyak ketawa, kerana hati yang berhubung dengan Allah sentiasa tenang dan mantap.

6) Jangan suka berjenaka atau berolok-olok, kerana umat yang berjuang tidak mengenal yang lain selain kesungguhan.

7) Jangan engkau tinggikan suaramu melebihi keperluan pendengar. Ia menunjukkan kebodohan dan menyakitkan.

8) Jauhi menghina orang, mencela organisasi dan jangan berbicara kecuali perbicaraan yang baik.

9) Perkenalkan dirimu kepada orang yang engkau jumpai, walaupun ia tidak meminta daripadamu, sebab dasar dakwah kita adlaah cinta dan saling kenal mengenal.

10) Kewajipan selalu lebih banyak daripada waktu yang tersedia. Oleh itu bantulah orang lain untuk memanfaatkan waktunya. Jika engkau mempunyai urusan, maka selesaikanlah dalam waktu sesingkat-singkatnya.


Hassan al Banna sedang berucap




Usul 20 Hassan al Banna:


Imam Syahid Hassan Al-Banna telah memilih dan mengajarkan jalan yang tepat kepada kaum Muslimin, yakni memulakan taghyir dengan memilih dan membina individu muslim yang menjadi asas yang kukuh kepada perjuangan Islam. Seterusnya terbina baitul muslim, mujtama’ muslim dan tidak syak lagi semua ini menjadi paksi kepada Daulah Islamiah. Justru, dalam amal Islam memilih titik permulaan yang betul dalam bergerak penting agar dapat di pastikan perkembangannya terus berlanjutan, berterusan dan senantiasa subur meskipun menimpa pelbagai mehnah dan ujian.

Permulaan yang baik itu adalah dengan membina kefahaman Islam terhadap para individu yang ingin bergabung dengan gerakan Islam. Sesuai dengan firman Allah;
Maksudnya:
“Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keredhaanNya itu yang baik, atau orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersamanya ke dalam neraka Jahannam”.
(At-Taubah: 109)

Usul 20 atau Usul Isyrin ini tersiar di dalam Risalah Ta’lim yang menjadi rujukan kaum Muslimin kerana ia menggariskan kefahaman Islam yang sahih dalam bentuk yang ringkas dan mudah yang menahan daripada sebarang kesalahan dan penyelewengan. Ia juga bertujuan untuk menyatukan kefahaman para Ikhwah yang berjuang di jalan ini dan meleraikan pelbagai keremehan dan kekusutan yang menimpa kaum Muslimin akibat perbalahan yang tidak kunjung sudah terhadap perkara-perkara furu’ Islam.

Imam Banna meletakkan 20 Usul sebagai panduan, ianya adalah;
Tajuk-tajuk Usul 20:

1. Islam adalah agama yang menyeluruh dan lengkap.
2. Al-Quran dan As-Sunnah adalah rujukan asas dalam perundangan Islam.
3. Iman sejati, ibadah yang sah dan perjuangan mempunyai cahaya dan kemanisan di dalam hati. Ilham, lintasan hati, mimpi tidak boleh dijadikan dalil hukum Agama.
4. Tangkal, jampi selain ayat Al-Quran dan Hadis serta mendakwa tahu hal ghaib (yang belum berlaku) adalah munkar yang wajib dibenteras.
5. Keputusan pimpinan dalam organisasi wajib dilaksanakan dalam perkara maslahat, yang tiada nas atau ada nas tetapi mempunyai berbagai tafsiran.

6. Kata-kata seseorang selain Rasulullah saw tidak semestinya betul dan diterima.
7. Seorang yang belum pakar dalam Feqah, ikutlah salah satu dari 4 Mazhab tanpa taksub. Terimalah pandangan mazhab lain jika dalilnya lebih kuat.
8. Perbezaan dalam Feqah jangan membawa kepada perpecahan hati.
9. Jauhi perdebatan Feqah yang tidak membawa kepada tindakan amali.
10. Kita beriman kepada Ayat-ayat Sifat tanpa menafsir atau menolaknya.

11. Semua Bid’ah yang tiada asas Syarak adalah munkar yang wajib dibenteras.
12.Bid’ah Idafiah, Bid’ah Tarkiah, Bid’ah Iltizamiah adalah khilaf ulamak.
13. Keramat boleh berlaku pada Wali-wali Allah, namun mereka tidak boleh memberi menfaat atau mudharat kepada diri mereka, apatah lagi kepada orang lain.
14.Ziarah kubur adalah sunnah Rasulullah saw. Jangan dicampur dengan Bid’ah.
15. Tawassul dalam berdoa adalah khilaf ulamak dan bukan dalam masalah Aqidah.

16.Dalam mengeluarkan hukum, Syarak merujuk kepada intipati sesuatu perkara dan bukan nama yang dipakai orang ramai.
17. Amal hati lebih utama dari amal anggota. Kedua-duanya penting.
18.Islam mengangkat peranan akal manusia.
19.Tiada pertembungan diantara Syarak dan ilmu Sains yang sahih.
20.Kita tidak mengkafirkan orang Islam melainkan dengan syarat-syarat yang ketat.

sumber: dakwah info

ps:  setelah 80 tahun, wasiat dan usul ini masih dan sangat relevan kepada semua pencinta Islam dan para pejuang yang tidak mengenal penat dan lelah......

Monday, July 23, 2012

MENGATASI SIFAT KELUH KESAH


( سورة المعارج )
إِنَّ الاِْنسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا (١٩) إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا (٢٠) وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا (٢١)إِلَّا الْمُصَلِّينَ (٢٢) الَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَاتِهِمْ دَائِمُونَ (٢٣) وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُومٌ(٢٤) لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ (٢٥) وَالَّذِينَ يُصَدِّقُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ (٢٦) وَالَّذِينَ هُم مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِم مُّشْفِقُونَ (٢٧) إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُونٍ (٢٨) وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ(٢٩) إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ (٣٠) فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاء ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ (٣١) وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ (٣٢) وَالَّذِينَ هُم بِشَهَادَاتِهِمْ قَائِمُونَ (٣٣) وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ (٣٤) أُوْلَئِكَ فِي جَنَّاتٍ مُّكْرَمُونَ (٣٥)

(Al-Ma’aarij 70:19-35)


Terjemahan:

(19) Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir (lokek).

(20) Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah.

(21) Dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir.

(22) Kecuali orang yang mengerjakan salat.1

(23) Yang mereka itu tetap mengerjakan salatnya.

(24) Dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bahagian tertentu.2

(25) Bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mahu meminta).

(26) Dan orang-orang yang mempercayai Hari Pembalasan.3

(27) Dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya.4

(28) Karena sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman (dari kedatangannya).

(29) Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya.5

(30) Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela.

(31) Barangsiapa mencari yang dibalik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

(32) Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat6 (yang dipikulnya) dan janjinya.

(33) Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya.7

(34) Dan orang-orang yang memelihara salatnya.8

(35) Mereka itu (kekal) di syurga lagi dimuliakan.



Tafsirannya:

(19)Dalam ayat ini Allah SWT menyatakan bahwa fitrah semulajadi setiap manusia adalah dijadikanNya dalam keadaan Halu’(هَلوْع) iaitu keluh kesah atau serba salah. SyeIkh Muhammad Bin Thahir ketika ditanya tentang makna Halu’, beliau menjawab:Allah telah menafsirkan makna Halu’ pada ayat sesudahnya, Dan tidak ada tafsir yang paling jelas daripada tafsiran Allah sendiri.

(20)Halu’ ialah seperti sifat seseorang yang apabila ia ditimpa kesusahan seperti kemiskinan, sakit, luput daripadanya seseorang yang dia sayangi samada harta, anak, kekasih, keluarga dan lain-lain maka ia tidak redha dan tidak sabar menghadapinya.

(21)Dan sebaliknya, apabila dia mendapat kesenangan, kemewahan hidup, maka dia tidak bersyukur kepada Allah di atas nikmat-nikmat itu. Dia bakhil, kikir dan enggan mengeluarkan zakat, bersedekah dan menolong orang-orang yang berhajat.


Jadi (هَلُوْعٌ) maknanya: Cepat berduka ketika ditimpa musibah dan cepat enggan ketika mendapat kesenangan. Itu sebabnya orang Arab jika mengatakan (نَاقَة هَلوُعٌ ) artinya unta yang cepat jalannya.

Sifat manusia seperti ini dinyatakan juga oleh Allah dalam surah Al-‘Aadiyat:

(إِنَّ الْإِنسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ) artinya: Sesungguhya manusia itu sangat ingkar terhadap Tuhannya.
 Ulama Tafsir mengartikan: (كَنُودٌ) dengan makna suka menghitung-hitung musibah yang menimpanya dan melupakan nikmat yang diterimanya daripada Allah. Jadi Halu’ pada ayat di atas hampir sama dengan makna Kanuud dalam Al-‘Aadiyat.

Tabiat semulajadi manusia adalah bersifat jelek kecuali orang-orang yang mendapat taufiq dan perlindungan Allah. Allah berikan dia bimbingan kepada kebaikan dan Allah permudahkan baginya untuk melakukan sebab-sebabnya. Dan di antara sebab-sebab yang boleh menghindarkan manusia daripada sifat Halu’ (kelus kesah dan kikir) di atasi sebagaimana berikut:


(22)Orang-orang yang mengerjakan salat.
Ini tidak berarti asalkan salat tetapi mestilah salat yang mempunyai ciri-ciri sebagaimana dalam ayat berikutnya.

(23)Iaitu orang yang tetap (دَائِمٌ) mengerjakan salatnya.


Ulama tafsir menafsirkannya dengan makna: Salat yang sempurna rukunnya, syaratnya, adab-adabnya. Tetap melakukan pada waktunya, menjaga thuma’ninah dan khusyu’. Jadi tidak termasuk ke dalam jenis ini salat itu orang-orang yang terkadang tidak ataupun melakukannya dengan cara yang tidak sempurna.


(24)Orang-orang yang tahu bahwa di dalam harta miliknya terdapat hak-hak orang lain yang berhak menerimanya iaitu orang miskin, apakah dalam bentuk zakat atau sedekah. Dan Allah menjelaskan pada ayat berikutnya bahwa orang miskin itu ada dua jenis, iaitu:

(25)Orang-orang miskin yang meminta dan orang-orang miskin yang tidak meminta.


Ini seolah-olah memberi isyarat bahwa orang yang wajib mengeluarkan zakat tidak semestinya hanya menunggu fakir miskin datang ke rumahnya untuk meminta zakatnya, tetapi dialah yang mesti mencari orang miskin untuk menyampaikan zakat dan sedekahnya. Dan ini pulalah rahsianya mengapa perintah zakat digunakan dengan istilah
(وَآتُواْ الزَّكَاةَ) artinya: Datangilah zakat.


(26)Orang-orang yang mempercayai Hari Pembalasan.

Mereka meyakini apa yang diberitakan oleh Allah dan RasulNya tentang pembalasan, kebangkitan,sehingga mendorong mereka membuat persiapan untuk bekal akhirat. 
Menurut Said Qhutb dalam tafsirnya ‘fii Zilaal Al-Quran’: Sifat inilah yang paling menonjol dan berperanan dibandingkan dengan sifat daripada sifat Halu’, sebab dengan keyakinan yang mantap akan adanya hari pembalasan membuat seseorang akan dapat tabah jika ditimpa musibah dan segera bersyukur jika mendapat nikmat.


(27)Orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya.

Mereka adalah orang yang merasa gerun meninggalkan kewajiban dan gerun melakukan larangan Allah. Jadi orang yang sentiasa takut terhadap taklif (bebanan) dari Allah mereka akan waspada dan berhati-hati selalu dari mengabaikan tanggungjawabnya terhadap Allah SWT. Mengapa orang beriman sentiasa takut akan azab Allah? Allah menjelaskan sebab utamanya pada ayat berikut:


(28)Kerana sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman (dari kedatangannya).

Setiap mukmin tidak boleh merasa aman dari azab Allah. Apakah mereka mengira bahwa amalan mereka boleh menjamin mereka terhindar dari azab Allah? Bagaimana kita boleh merasa aman dengan amalan yang kita buat, sedangkan amalan kita belum tentu diterima olih Allah? Nabi (sallallahu alayhi wasalam) pernah bersabda:

"Tidaklah sekali-kali amalan seseorang yang memasukkannya ke dalam syurga. Sahabat bertanya: Apakah tuan juga demikian? Jawab Nabi: Saya juga demikian, dan yang memasukkan saya ke dalam syurga adalah berkat rahmat Allah kepadaku."


Itulah sebabnya salafussalih (orang-orang salih masa silam) sangat taat terhadap perintah Allah dan memperbanyakkan ibadah kerana mereka sangat takut kepada azab Allah.Keadaan ini tergambar jelas di dalam ungkapan mereka, antara lain:
(ليْتَ اُمِى لَمْ تَلِدْنِى) artinya: Alangkah baiknya kalau ibu tidak melahirkan daku.
 (لَيْتَنِى شَجَرَةٌ تُعْضَدُ) artinya: Alangkah baiknya kalau aku ini menjadi pohon kayu yang dipotong.


(29)Orang-orang yang menjaga kemaluannya.

Orang-orang yang menjaga kehormatan dirinya iaitu dengan menjauhkan dirinya daripada perzinaan, homoseks, lesbianisme, onani dan lain-lain cara yang tidak diredhai. Dan Allah membolehkan pemuasan nafsu seks sebagaimana tertera dalam ayat berikut:

(30)Kecuali terhadap-isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela.

(31)Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.


Secara tersirat ayat ini mengharamkan nikah mut’ah kerana wanita yang dikahwini secara mut’ah bukan isteri yang sah dan bukan pula budak yang dimiliki.


(32)Dan orang-orang yang memelihara amanah dan menepati janji.

Amanah dan janji yang dimaksudkan dalam ayat di atas adalah mencakupi semua janji dan amanah, apakah antara hamba dengan Allah seperti semua bentuk taklif (bebanan agama) ataupun dengan sesama manusia seperti harta, rahsia dan lain-lain.


(33)Orang-orang yang memberikan kesaksiannya.

Maksudnya mereka memberi penyaksian yang sebenarnya tanpa menambah atau menguranginya apalagi memalsukannya walaupun terhadap kaum kerabat sendiri.

Ada pula yang mengartikan penyaksian di sini dengan mereka yang melaksanakan tuntutan dikandung dua kalimah syahadat.


(34)Orang-orang yang memelihara salat mereka.

Sifat pertama orang yang akan terhindar dari sifat Halu’ dalam ayat–ayat ini diawali dengan salat dan diakhiri dengan salat, ini menunjukkan bahwa salat sangat penting untuk tujuan tersebut.

Dan Allah berjanji selain menghindarkan orang yang memiliki sifat-sifat di atas daripada sifat Halu’ juga akan memasukkan mereka ke dalam syurga dan mereka dimuliakan di dalamnya.


(35)Mereka itu (kekal) di syurga lagi dimuliakan.

sumber: Dr. Abdullah Yasin
              al nida.com

Wednesday, July 18, 2012

AMALAN SALAFUSSOLEH DI BULAN RAMADHAN




1) Banyak zikrullah dan solat sunat
Perbanyakkanlah zikir, istighfar dan solat sunat kerana kita pernah membaca sejarah di mana Khalifah Harun ar-Rasyid, Imam Ahmad, Imam Syafie dan Imam Malik melakukan solat sunat tidak kurang daripada 200 rakaat sehari.

2. Khatam al-Quran
Khatam al-Quran samada dalam solat atau luarnya dalam masa 3 hari, satu minggu mahu pun 10 hari. Saidina Uthman bin Affan khatam al-Quran setiap hari pada Ramadan. Imam Syafie akan mengkhatamkan al-Quran sebanyak 60 kali sepanjang Ramadhan.

3. Menjamu orang berbuka puasa
Hasan Basri dan Ibnu Mubarak memberi makan para sahabatnya sedangkan mereka sendiri berpuasa disamping melayani dan berkhidmat untuk tetamu.

- Hammad bin Sulaiman pula akan menghidangkan juadah berbuka puasa untuk 500 orang ketika Ramadhan dan memberikan 100 dirham setiap tetamu pada hari raya

Sumber: albakriah

KESILAPAN YANG KERAP DALAM BULAN RAMADHAN




Pada hemat saya, kita bolehlah mengatakan bahawa objektif atau sasaran yang perlu dicapai oleh Muslim di bulan Ramadhan ini kepada dua yang terutama. Iaitu taqwa dan keampunan. Perihal objektif taqwa telah disebut dengan jelas di dalam ayat 183 dari surah al-Baqarah. Manakala objektif ‘mendapatkan keampunan' ternyata dari hadith sohih tentang Sayyidatina Aisyah r.a yang bertanya kepada nabi doa yang perlu dibaca tatkala sedar sedang mendapat lailatul qadar. Maka doa ringkas yang diajar oleh Nabi SAW adalah doa meminta keampunan Allah SWT.



Bagaimanapun, kemampuan untuk mendapatkan kesempurnaan pahala ramadhan kerap kali tergugat akibat kekurangan ilmu dan kekurang perihatinan umat Islam kini. Antara yang saya maksudkan adalah :-

1) Makan dan minum dengan bebas setelah batal puasa dengan sengaja (bukan kerana uzur yang diterima Islam). Perlu diketahui bahawa sesiapa yang batal puasanya dengan sengaja tanpa uzur seperti mengeluarkan mani secara sengaja, merokok, makan dan minum. Ia dilarang untuk makan dan minum lagi atau melakukan apa jua perkara yang membatalkan puasa yang lain sepanjang hari itu. (Fiqh as-Siyam, Al-Qaradawi, hlm 112).

Ia dikira denda yang pertama baginya selain kewajiban menggantikannya kemudiannya. Keadaan ini disebut di dalam sebuah hadith, Ertinya : "sesungguhnya sesiapa yang telah makan (batal puasa) hendaklah ia berpuasa baki waktu harinya itu" (Riwayat al-Bukhari)

2) Makan sahur di waktu tengah malam kerana malas bangun di akhir malam. Jelasnya, individu yang melakukan amalan ini terhalang dari mendapat keberkatan dan kelebihan yang ditawarkan oleh Nabi SAW malah bercanggah dengan sunnah baginda. "Sahur" itu sendiri dari sudut bahasanya adalah waktu terakhir di hujung malam. Para Ulama pula menyebut waktunya adalah 1/6 terakhir malam. (Awnul Ma'bud, 6/469). Imam Ibn Hajar menegaskan melewatkan sahur adalah lebih mampu mencapai objektif yang diletakkan oleh Nabi SAW. (Fath al-Bari, 4/138)

3) Bersahur dengan hanya makan & minum sahaja tanpa ibadah lain. Ini satu lagi kesilapan umat Islam kini, waktu tersebut pada hakikatnya adalah antara waktu terbaik untuk beristigfar dan menunaikan solat malam.

Firman Allah ketika memuji orang mukmin ertinya : " dan ketika waktu-waktu bersahur itu mereka meminta ampun dan beristighfar" (Az-Zariyyat : 18)

يا رسول الله , أي الدعاء أسمع ؟ : قال : جوف الليل الأخير ودبر الصلوات المكتوبة

Ertinya : "Ditanya kepada Nabi (oleh seorang sahabat) : Wahai Rasulullah :" Waktu bilakah doa paling didengari (oleh Allah s.w.t) ; jawab Nabi : Pada hujung malam (waktu sahur) dan selepas solat fardhu"

( Riwayat At-Tirmidzi, no 3494 , Tirmidzi & Al-Qaradhawi : Hadis Hasan ; Lihat Al-Muntaqa , 1/477)

4) Tidak menunaikan solat ketika berpuasa. Ia adalah satu kesilapan yang maha besar. Memang benar, solat bukanlah syarat sah puasa. Tetapi ia adalah rukun Islam yang menjadi tonggak kepada keislaman sesorang. Justeru, ‘ponteng' solat dengan sengaja akan menyebabkan pahala puasa seseorang itu menjadi ‘kurus kering' pastinya.

5) Tidak mengutamakan solat Subuh berjemaah sebagaimana Terawih. Ini jelas suatu kelompongan yang ada dalam masyarakat tatakala berpuasa. Ramai yang lupa dan tidak mengetahui kelebihan besar semua solat fardhu berbanding solat sunat, teruatamnya solat subuh berjemaah yang disebutkan oleh Nabi SAW bagi orang yang mendirikannya secara berjemaah, maka beroleh pahala menghidupkan seluruh malam.

6) Menunaikan solat terawih di masjid dengan niat inginkan meriah. Malanglah mereka kerana setiap amalan di kira dengan niat, jika niat utama seseorang itu ( samada lelaki atau wanita) hadir ke masjid adalah untuk meriah dan bukannya atas dasar keimanan dan mengharap ganjaran redha Allah sebagaimana yang ditetapkan oleh Nabi SAW di dalam hadith riwayat al-Bukhari. Maka, "Sesungguhnya sesuatu amalan itu dikira dengan niat".

(Riwayat al-Bukhari)

7) Bermalasan dan tidak produktif dalam kerja-kerja di siang hari dengan alasan berpuasa. Sedangkan, kerja yang kita lakukan di pejabat dengan niat ibadat pastinya menambahkan lagi pahala. Justeru, umat Islam sewajarnya memperaktifkan produktiviti mereka dan bukan mengurangkannya di Ramadhan ini.









8) Memperbanyakkan tidur di siang hari dengan alasan ia adalah ibadat. Sedangkan Imam As-Sayuti menegaskan bahawa hadith yang menyebut berkenaan tidur orang berpuasa itu ibadat adalah amat lemah. (al-Jami' as-Soghir ; Faidhul Qadir, Al-Munawi, 6/291)

9) Menganggap waktu imsak sebagai ‘lampu merah' bagi sahur hingga tidak puasa. Ini adalah kerana waktu imsak sebenarnya tidak lain hanyalah ‘lampu amaran oren' yang di cadangkan oleh beberapa ulama demi mengingatkan bahawa waktu sahur sudah hampir tamat. Ia bukanlah waktu tamat untuk makan sahur, tetapi waktu amaran sahaja. Lalu, janganlah ada yang memberi alasan lewat bangun dan sudah masuk imsak lalu tidak dapat berpuasa pada hari itu. Atau jangan sesekali masih makan melepasi waktu imsak lalau mengganggap puasanya sudah terbatal. Waktu yang disepakati ulama merupakan waktu penamat sahur adalah sejurus masuk fajar sadiq (subuh). (As-Siyam, Dr Md ‘Uqlah, hlm 278)

10) Wanita berterawih beramai-ramai di masjid tanpa menjaga aurat. Ini nyata apabila ramai antara wanita walaupun siap bertelekung ke masjid, malangnya kaki dan aurat mereka kerap terdedah da didedahkan berjalan dan naik tangga masjid di hadapan jemaah lelaki. Tatkala itu, fadhilat mereka solat di rumah adalah lebih tinggi dari mendatangkan fitnah buat lelaki ketika di masjid.

11) Memasuki Ramadhan dalam keadaan harta masih dipenuhi dengan harta haram, samada terlibat dengan pinjaman rumah, kad kredit, insuran, pelaburan dan kereta secara riba. Ini sudah tentu akan memberi kesan yang amat nyata kepada kualiti ibadah di bulan Ramadhan, kerana status orang terlibat dengan riba adalah sama dengan berperang dengan Allah dan RasulNya, tanpa azam dan usaha untuk mengubahnya dengan segera di bulan 'tanpa Syaitan' ini, bakal menyaksikan potensi besar untuk gagal terus untuk kembali ke pangkal jalan di bulan lain.

Nabi Muhammad menceritakan :-

ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إلى السَّمَاءِ يا رَبِّ يا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ

Ertinya : menyebut tentang seorang pemuda yang bermusafir dalam perjalanan yang jauh, hal rambutnya kusut masai, mukanya berdebu di mana dia mengangkat tangan ke langit : Wahai Tuhanku...wahai Tuhanku... sedangkan makanannya haram, minumannya haram dan pakaiannya haram..Dan dia dibesarkan dengan memakan makanan haram maka bagaimana Kami mahu mengabulkan doanya. ( Riwayat Muslim, no 1015, 2/703 ; hadis sohih)

Justeru, bagaimana Allah mahu memakbulkan doa orang yang berpuasa sedangkan keretanya haram, rumahnya haram, kad kreditnya haram, insurannya haram, simpanan banknya haram, pendapatannya haram?. Benar, kita perlu bersangka baik dengan Allah, tetapi sangka baik tanpa meloloskan diri dari riba yang haram adalah penipuan kata Imam Hasan Al-Basri.

12) Tidak memperbanyakkan doa tatkala berpuasa dan berbuka. Ini satu lagi jenis kerugian yang kerap dilakukan oleh umat Islam. Nabi SAW telah menyebut :-



ثلاثة لا ترد دعوتهم , الإمام العادل , والصائم حتى يفطر ودعوة المظلوم

Ertinya : "Tiga golongan yang tidak di tolak doa mereka, pemimpin yang adil, individu berpuasa sehingga berbuka dan doa orang yang di zalimi"

( Riwayat At-Tirmizi, 3595, Hasan menurut Tirmizi. Ahmad Syakir : Sohih )



Selain itu, doa menjadi bertambah maqbul tatkala ingin berbuka berdasarkan hadith.



إن للصائم عند فطره دعوة لا ترد

Ertinya : "Sesungguhnya bagi orang berpuasa itu ketika berbuka (atau hampir berbuka) doa yang tidak akan ditolak"

( Riwayat Ibn Majah, no 1753, Al-Busairi : Sanadnya sohih)



Sekian


Sumber:
Zaharuddin Abd Rahman
www.zaharuddin.net