
Di Malaysia ku khususnya, dan negara jiran seperti Indonesia, masih ramai mereka yang digelar artis, yang menghabiskan waktunya dalam kebencian Allah. Ada seorang artis Mesir yang telah diberi hidayah oleh Allah untuk kembali kepangkal jalan. Ikuti kisahnya:
Seorang artis terkenal yang juga penari, Haalah ash-Shaafy menceritakan kisah kenapa ia meninggalkan kariernya di dunia seni dan memilih untuk bertaubat serta bagaimana ketenangan jiwa yang ia rasakan ketika kembali ke rumahnya dan ke kehidupannya. Dengan gaya bahasa yang amat menyentuh, ia menceritakannya dalam sebuah wawancara di salah sebuah majalah,

PENDAHULUAN
Kehidupan modern yang materialistik dan hedonistik hanya menekankan aspek-aspek lahiriyah semata, yang mengakibatkan kehidupan manusia mengalami kegersangan spiritual dan dekandensi moral serta stres menjadi fenomena yang lumrah. Pada titik jenuhnya, manusia akan kembali mencari kesegaran rohaniah untuk memenuhi dahaga spiritualnya dan yang menarik bagi mereka adalah kehidupan yang memberikan ketenteraman hati dan kebahagiaan rohani. Oleh kerana itu banyak diantara mereka yang melirik ke dunia mistisisme, Tao, Budhis dan Tasawuf.

SETIAP manusia berbuat dosa. Pepatah Arab mengatakan, manusia itu tempat salah dan lupa (al-insanu mahalul khoto wan nisyan). Namun, kerana kasih-sayang-Nya, Allah SWT Maha Pengampun. Allah SWT dapat menghapus dosa hamba-hamba-Nya.
“Katakanlah! Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampunkan semua dosa” (QS. Az-Zumar:53).

Mungkin ada diantara kita, apabila melihat seseorang berbuat salah, samada salah yang besar atau kecil, suka menghentam ia habis-habisan, seolah-olah tiada maaf bagimu, atau tiada esok bagimu. Kita tak memberi sedikit pun peluang dan ruang untuk ia kembali insaf atau menyesali perbuatannya itu. Ketahuilah, sikap seperti ini adalah tidak sepatutnya, kerana Allah pun memberi masa dan peluang untuk seseorang kembali ke pangkal jalan. Dan sikap tidak memberi ruang maaf itu adalah tercela. Baca kisah berikut sebagai teladan......