
Maher Al-Assad yang merupakan adik kandung Presiden Bashar al-Assad diyakini sebagai salah satu otak kekejaman konflik Syria. Maher al-Assad diduga kuat sebagai salah satu tokoh dibalik serangan senjata kimia terhadap warga sivil di Ghouta baru baru ini.
Maher sudah lebih dari setahun ini tidak kelihatan di Syria. Namun, Maher diduga masih menjadi orang kuat di ketenteraan Syria. Bahkan Maher didakwa berada di balik penyerangan senjata kimia di Ghouta yang membunuh lebih dari 1700 orang, seperti dipetik dari The Guardian (24/08/2013).